Jamaah Haji 2026 Habiskan Rp 4,25 Triliun untuk Belanja, Ini Alokasi Paling Besar  

2 hours ago 7

Jamaah haji dari berbagai negara mengunjungi Pasar Kakiyah, Makkah, Arab Saudi, Rabu (11/6/2025). Jamaah haji berbelanja aneka cendera mata khas haji di salah satu pasar terbesar di Makkah tersebut sebelum pulang ke negara masing-masing.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA— Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan jamaah haji Indonesia mengeluarkan dana pribadi hingga Rp 4,25 triliun selama penyelenggaraan ibadah haji 2026. Hampir separuh dari pengeluaran tersebut digunakan untuk membeli oleh-oleh di Arab Saudi.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, mengatakan, angka tersebut merupakan hasil estimasi pengeluaran pribadi jamaah yang dihimpun melalui Survei Kepuasan Layanan Haji Indonesia (SKLHI) 2026.

"Pada 2026 total pengeluaran pribadi jamaah haji diperkirakan mencapai Rp 4,25 triliun yang betul-betul berasal dari kantong jamaah sendiri," ujar Amalia saat menyampaikan hasil survei di Kantor BPS, Jakarta, Kamis (6/8/2026).

Dari total tersebut, sekitar Rp 3,4 triliun berasal dari jamaah haji reguler, sedangkan Rp 857 miliar berasal dari jamaah haji khusus.

Menurut Amalia, komponen pengeluaran terbesar adalah pembelian oleh-oleh yang mencapai 46,1 persen dari total belanja pribadi jamaah.

Temuan ini menunjukkan bahwa aktivitas membeli buah tangan masih menjadi bagian penting dari pola konsumsi masyarakat Indonesia saat menunaikan ibadah haji.

"Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas belanja oleh-oleh masih menjadi bagian penting dari pola konsumsi jamaah selama menunaikan ibadah haji," ucapnya.

Ia menilai fenomena tersebut tidak lepas dari budaya masyarakat Indonesia yang merasa belum lengkap menjalankan ibadah haji apabila tidak membawa buah tangan untuk keluarga dan kerabat di Tanah Air.

"Karena ini juga terkait dengan budaya masyarakat Indonesia. Kalau tidak membeli oleh-oleh rasanya kurang afdhal," katanya.

Amalia menambahkan, sebagian besar pengeluaran tersebut dilakukan di Arab Saudi selama pelaksanaan ibadah haji. Dengan demikian, belanja jamaah Indonesia turut memberikan kontribusi terhadap perputaran ekonomi negara tersebut.

"Artinya kita juga memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi Arab Saudi," jelasnya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |