SERANG, iNews.id - Polda Banten menangkap ibu rumah tangga (IRT) berinisial LA (43) di Serang yang mengaku sebagai anggota Paspampres. Pelaku bahkan sampai membuat surat tugas palsu dalam melancarkan aksi penipuan yang dilancarkannya.
Kasubdit 1 Ditreskrimum Polda Banten Kompol Endang Sugiarto mengatakan, penangkapan terhadap LA dilakukan berdasarkan surat perintah SP.Kap/28/ II/2025/Ditreskrimum pada 5 Februari 2025. Dia mencoba menipu kepala daerah di Banten.

Baca Juga
Polisi Gadungan Bakar Rumah Gadang di Limapuluh Kota, Diamuk Warga hingga Babak Belur
"Ya pelaku LA mengaku sebagai anggota Paspampres untuk mendekati kepala daerah. Surat tugas yang dibuatnya juga palsu," ujar Kombes Pol Dian Setyawan saat dihubungi, Jumat (21/2/2025).
Menurutnya, LA turut meyakinkan diri sebagai anggota Paspampres yang diperintah untuk berkoordinasi dengan para kepala daerah di Banten. Padahal, dia hanya seorang IRT asal Pontianak.

Baca Juga
Tampang Polisi Gadungan Rampas Belasan HP Pelajar di Magelang, Begini Modusnya
Kejahatan LA berawal ketika mengenal korban AR melalui media sosial. Saat itu, dia mengaku bernama Intan yang berprofesi sebagai pembantu negara dan Wanita Angkatan Udara (Wara TNI AU).
“Pelaku LA saat pertemuan juga sering berpura-pura menerima telepon seolah perintah dari komandan. Saat ditanyakan dia mengaku berdinas di TNI AU mengawal Ibu Kasau sekaligus sebagai anggota Paspampres,” katanya.

Baca Juga
6 Wartawan Gadungan Peras Warga hingga Puluhan Juta, Ngira Korbannya Jaksa
Karena merasa yakin, AR mengenalkan pelaku LA kepada aparatur negara dan pemerintah daerah. Saat proses pengenalan itu, LA nekat berbohong sebagai orang yang bertugas di Istana Negara sekaligus berkoordinasi dengan kepala daerah terpilih di Banten pada Pilkada 2024.
"Pada 20 Desember 2024, AR dan rekannya memfasilitasi pelaku LA untuk bertemu dengan kepala daerah terpilih 2024 di rumahnya. Kemudian, tersangka LA mendampingi kepala daerah terpilih 2024 melakukan pengecekan Pasar Rau pada 25 Desember 2024 jam 11.00 WIB," katanya.

Baca Juga
Pegawai KPK Gadungan yang Ditangkap 3 Orang, Palsukan Sprindik Eks Bupati Rote
Editor: Donald Karouw