Fabregas Sanjung Pemain Como yang Lolos ke Liga Champions: Kalian akan Selalu Dikenang

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, 

JAKARTA -- Cesc Fabregas berdiri di tengah lapangan Stadion Giovanni Zini dengan wajah penuh kebanggaan. Di depannya, para pemain Como 1907 berkumpul membentuk lingkaran kecil usai kemenangan telak 4-1 atas Cremonese pada pekan terakhir Serie A, Senin (25/5/2026) dini hari WIB.

Kemenangan itu memastikan Como lolos ke Liga Champions musim depan. Sebuah pencapaian yang terasa nyaris mustahil jika melihat posisi klub beberapa tahun lalu yang masih berkutat di Serie B.

Di tengah suasana penuh kegembiraan, Fabregas menyampaikan pidato singkat yang kemudian menjadi sorotan publik Italia. Mantan gelandang Barcelona, Arsenal, dan Chelsea itu tak bisa menyembunyikan emosinya melihat perjalanan luar biasa timnya sepanjang musim.

“Saya sudah bilang sehari sebelum melawan Parma, kalau kita memenangkan dua pertandingan terakhir, kita akan lolos ke Liga Champions,” kata Fabregas kepada para pemainnya, dikutip dari Football Italia.

Ia mengaku tidak tahu dari mana keyakinan itu datang. Namun, pelatih asal Spanyol tersebut merasa memiliki firasat kuat bahwa Como akan menutup musim dengan sejarah besar.

Fabregas kemudian menegaskan keberhasilan itu sepenuhnya milik para pemain. Menurut dia, staf pelatih hanya mencoba membantu dan memberi solusi di lapangan, sementara para pemainlah yang membuat semuanya terasa istimewa.

“Semua ini berkat kalian,” ujar Fabregas. “Saya berterima kasih seumur hidup saya.”

Kalimat berikutnya membuat suasana semakin emosional. Fabregas menyebut skuad Como musim ini mungkin menjadi tim terbaik yang pernah ia latih sepanjang karier kepelatihannya.

“Saya yakin kalian akan selalu dikenang,” kata dia disambut sorakan para pemain.

Pidato itu terasa semakin bermakna karena Como memastikan tiket Liga Champions dengan cara dramatis. Saat mereka menang besar atas Cremonese, kabar datang dari San Siro bahwa AC Milan kalah 1-2 dari Cagliari.

Hasil itu membuat Como menggeser Milan dari posisi empat besar. Klub milik pengusaha Indonesia tersebut menutup musim di peringkat keempat dengan 71 poin, unggul satu angka atas Rossoneri.

Como tampil konsisten sepanjang musim dengan mengoleksi 20 kemenangan, 11 hasil imbang, dan hanya tujuh kekalahan. Mereka mencetak 65 gol dan hanya kebobolan 29 kali.

Catatan produktivitas Como bahkan hanya kalah dari juara bertahan Inter Milan yang mencetak 89 gol musim ini. Performa impresif itu membuat Como menjadi kejutan terbesar Serie A 2025/2026.

Sementara itu, AS Roma turut memastikan tiket Liga Champions setelah menang 2-0 atas Hellas Verona dan finis di posisi ketiga dengan 73 poin.

Di sisi lain, AC Milan dan Juventus harus puas tampil di Liga Europa musim depan. Milan finis kelima dengan 70 poin, sedangkan Juventus di posisi keenam dengan 69 poin setelah ditahan imbang Torino 2-2.

Fabregas meminta para pemain menikmati pesta dan liburan setelah musim panjang yang luar biasa. Lalu, dengan nada lantang, ia melempar pertanyaan terakhir kepada skuadnya.

“Apa yang akan kita lakukan musim depan?” kata Fabregas. “Liga Champions!” jawab seluruh pemain Como bersamaan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |