Dua Dekade Tahu Petis Yudhistira, dari Gerobak Kaki Lima hingga Jadi Oleh-oleh Khas Semarang

3 hours ago 5

Tahu Petis Yudhistira (TPY) oleh-oleh khas Semarang yang menggugah selera.

REPUBLIKA.CO.ID, SEMARANG -- Aroma gurih tahu goreng yang dipadukan dengan petis udang kental menjadi daya tarik bagi pengunjung di Tahu Petis Yudhistira (TPY). Usaha kuliner ini telah berkembang hampir dua dekade, dari gerobak kaki lima di Jakarta hingga menjadi salah satu tujuan berburu oleh-oleh di Semarang.

Kepala Toko Tahu Petis Yudhistira Semarang, Anto Sumardi, mengatakan usaha tersebut bermula sekitar 20 tahun lalu dari penjualan sederhana menggunakan gerobak kaki lima di Jakarta. Seiring waktu, usaha tersebut terus berkembang hingga memiliki beberapa outlet.

“Awalnya dari kaki lima di Jakarta, lalu berkembang. Pada 2015 kami membuka toko di Semarang di Jalan Yudhistira dengan konsep toko oleh-oleh,” kata Anto, yang telah bekerja di TPY selama tujuh tahun.

Perkembangan usaha berlanjut ketika pada 2023 TPY membuka outlet baru di Jalan Pamularsih Nomor 42. Outlet ini mengusung konsep signature outlet yang tidak hanya menjual oleh-oleh, tetapi juga menyediakan tempat makan dan minum bagi pengunjung.

Menurut Anto, salah satu keunggulan tahu petis yang mereka tawarkan terletak pada cita rasa petis yang khas dan otentik. Petis menjadi komponen utama dalam hidangan tersebut sehingga proses pembuatannya dilakukan secara khusus.

Proses pengolahan petis membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga jam dari bahan baku hingga siap digunakan. Bahan utama petis berasal dari sari udang yang diolah bersama bawang putih serta berbagai bumbu lainnya.

Saat ini TPY memiliki dua varian rasa, yakni original dan pedas. Produk yang dijual juga beragam, mulai dari tahu petis goreng siap santap hingga kemasan vakum yang banyak dibeli sebagai oleh-oleh.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |