Dokter Ingatkan tak Berlebihan Santap Makanan Tinggi Garam dan Santan pada Hari Raya Idul Adha

3 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, 

Dokter Ingatkan tak Berlebihan Santap Makanan pada Hari Raya Idul Adha

JAKARTA -- Dokter Irwan Heriyanto, MARS mengingatkan masyarakat untuk mengontrol pola makan saat Idul Adha. Ini agar konsumsi daging dan makanan bersantan serta tinggi lemak secara berlebihan tidak memicu gangguan kesehatan, terutama bagi penderita hipertensi, kolesterol, maupun penyakit metabolik lainnya.

“Kalau berkaitan menjalani Idul Adha, saya pikir itu kembali kepada diri masing-masing. Jadi, kita harus kontrol juga apa yang harus diperhatikan dan difokuskan dengan kebutuhan kita sendiri. Apa sih yang menjadi keluhan kita?” kata dokter jebolan Universitas Indonesia tersebut ditemui di Jakarta, Senin (25/5/2026).

Ia mengatakan masyarakat perlu menghindari pola konsumsi berlebihan meski persediaan daging kurban di rumah melimpah selama Idul Adha.

“Pokoknya, apa pun yang serba berlebihan itu kalau bisa dihindari,” ujarnya.

Menurut dia, penderita hipertensi perlu lebih berhati-hati terhadap makanan khas yang kerap dihidangkan saat momen bahagia Idul Adha. Umumnya, makanan ini mengandung garam dan santan cukup tinggi, seperti gulai hingga olahan daging berlemak.

“Terutama yang hipertensi, jangan terlalu banyak makan yang asin-asin, terutama biasanya masakan-masakan saat Idul Adha seperti gulai dan lain sebagainya itu cukup berat, hindari,” katanya.

Ia menjelaskan kandungan natrium dalam garam dapat meningkatkan tekanan darah karena menarik cairan di dalam tubuh.

“Natrium menarik air dari tubuh sehingga kandungan natrium tersebut bisa menyebabkan tekanan di dalam pembuluh darah meningkat, itu akan memperburuk hipertensi,” ujarnya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, ia menyarankan masyarakat menggunakan garam rendah natrium, khususnya bagi penderita hipertensi. Selain membatasi makanan asin, masyarakat juga diminta mengurangi konsumsi lemak pada daging kurban agar kadar kolesterol tetap terjaga.

Pada momen hari raya, umumnya rumah tangga memasak hidangan dalam jumlah besar untuk menjamu keluarga dan kerabat. Irwan mengingatkan masyarakat agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan pagi siang dan malam hanya karena stok hidangan masih melimpah di rumah.

“Intinya emang tipsnya menahan diri, jangan lapar mata,” katanya.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |