REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — PT Phapros Tbk membukukan laba bersih Rp27,44 miliar sepanjang 2025 setelah sebelumnya mencatat rugi. Kinerja ini ditopang kenaikan penjualan dan efisiensi biaya yang mendorong perbaikan fundamental bisnis.
Secara tahunan, laba bersih perseroan tumbuh 109 persen dibandingkan periode 2024 yang masih mencatatkan kerugian Rp290,63 miliar.
Kenaikan kinerja didorong penjualan yang mencapai Rp940,88 miliar atau naik 26,34 persen secara tahunan. Pertumbuhan terjadi di seluruh segmen, mulai dari obat bebas, obat generik berlogo, hingga segmen ethical.
Di sisi biaya, perseroan mencatat penurunan beban pokok penjualan menjadi Rp448,37 miliar dari sebelumnya Rp474,03 miliar. Beban usaha juga turun menjadi Rp406,43 miliar dari Rp476,12 miliar.
Plt Direktur Utama PT Phapros Tbk Ida Rahmi Kurniasih mengatakan, perbaikan kinerja didorong transformasi bisnis, penataan portofolio produk, serta efisiensi operasional.
“Perbaikan fundamental bisnis telah mendorong pertumbuhan penjualan semua segmen sehingga berhasil mengembalikan profitabilitas perusahaan yang berkelanjutan. Kami optimistis kinerja keuangan tahun 2025 menjadi pijakan yang bagus untuk memperkuat kinerja keuangan dan profitabilitas yang berkelanjutan ke depannya,” kata Ida dalam keterangan resmi, Kamis (2/4/2026).
Perseroan juga mencatat penurunan rasio beban pokok terhadap penjualan menjadi 47,65 persen dari sebelumnya 63,65 persen. Hal ini menunjukkan efisiensi produksi dan perbaikan margin laba.
Selain itu, kewajiban perusahaan turun menjadi Rp959,70 miliar dari Rp1.036,92 miliar. Ekuitas meningkat menjadi Rp427,47 miliar, sementara arus kas operasi tercatat positif Rp123,75 miliar.
Dari sisi produk, Phapros memperkuat inovasi melalui pengembangan obat anti tuberkulosis kategori dosis harian serta produk kesehatan pria berbasis teknologi orodispersible film.
Langkah ini dilakukan untuk memperluas pasar dan mendukung pertumbuhan penjualan.
Perseroan menilai strategi efisiensi, inovasi produk, serta penguatan distribusi akan menjadi faktor utama menjaga kinerja ke depan.
.png)
14 hours ago
2

















































