Danantara: Sejumlah Proyek Hilirisasi Segera Groundbreaking, Apa Saja?

1 hour ago 4

Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Perkasa Roeslani menegaskan capaian diplomasi investasi Indonesia dalam satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto menjadi bukti efektivitas strategi proaktif dan kolaboratif pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di panggung global.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) akan melakukan groundbreaking atau peletakan batu pertama untuk beberapa proyek hilirisasi pada Februari 2026. Chief Executive Officer (CEO) Danantara Indonesia Rosan Roeslani mengungkapkan, beberapa proyek strategis itu, diantaranya Proyek Bauksit, Alumunium, Bioavtur, Refinery (Kilang), hingga Proyek Budidaya Unggas.

“Itu ada bauksit, aluminium di Balikpapan, kemudian ada bioavtur, kemudian ada refinery juga. Kemudian ada (budidaya) unggas di lima tempat,” ujar Rosan dalam wawancara cegat seusai acara bertajuk "Semangat Awal Tahun 2026" di Jakarta, Rabu (14/1/2026).

Terkait dengan proyek gasifikasi batu bara menjadi dimethyl ether (DME), Ia mengatakan bahwa kemungkinan proyek tersebut juga akan dilakukan groundbreaking pada Februari 2026.

“Saya lupa, kalau nggak salah itu (DME) Februari deh,” ujar Rosan.

Untuk Proyek DME, Rosan menjelaskan bahwa akan dilakukan analisa terlebih dahulu terkait teknologi yang akan diimplementasikan ke dalam proyek tersebut.

“Kalau teknologinya kita dianalisa oleh Chief Technology Officer (CTO) Danantara Sigit Puji Santosa. Jadi kita baru mau meetingin sih hari ini,” ujar Rosan.

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan untuk melakukan groundbreaking enam proyek hilirisasi pada Februari 2026, dengan total nilai investasi mencapai 6 miliar dolar Amerika Serikat (AS).

sumber : ANTARA

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |