Como 1907 ke Liga Champions: Sentuhan Indonesia, Fabregas, dan Kisah Dongeng yang Jadi Kenyataan

2 hours ago 2

Pelatih kepala Como Cesc Fabregas.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Cerita dongeng itu jadi kenyataan pada pekan terakhir Serie A Liga Italia. Como 1907, klub kecil bermarkas di tepian Danau Como yang terkenal di Italia, akan berlaga di Liga Champions.

Meski tak sejajar dengan kekuatan tradisional Italia semacam Juventus dan AC Milan, Como 1907 justru menjadi mimpi buruk dua klub elite Negeri Piza tersebut. Como 1907 yang didukung oleh Djarum Group mengeliminasi Juventus dan Milan, yang masing-masing finis di peringkat enam dan lima klasemen akhir Serie A Liga Italia 2025/2026. Dengan 71 poin yang mereka kumpulkan, Como 1907 finis di posisi empat.

Publik Italia mungkin tak menyangka, tapi orang Indonesia yang kenal betul dengan sepak terjang Djarum di dunia olah raga nasional, khususnya bulu tangkis, tak akan heran oleh sentuhan emas grup bisnis yang peduli pengembangan olahraga ini.

Sebelum ini mungkin tak ada yang menyangka klub antah berantah seperti Como tiba-tiba menyeruak ke lingkungan elite sepak bola Italia. Musim depan Liga Italia mendapatkan tujuh jatah kompetisi Eropa; empat Liga Champions, dua Liga Europa dan satu Liga Conference Europa.

Como adalah satu dari empat tim yang mengalami kekalahan paling sedikit sepanjang musim ini, bahkan di atas Napoli yang di ambang finis posisi kedua di bawah Inter Milan.

Merangkak dari bawah

Dengan 65 gol yang sudah mereka kemas, produktivitas gol Como jauh melebihi AC Milan, Roma, dan Juventus, bahkan Napoli yang sudah memastikan diri lolos ke Liga Champions.

Como juga memiliki tim pertahanan terbaik di Liga Italia musim ini. Mereka hanya kebobolan 29 gol, lebih sedikit pemuncak klasemen Inter Milan, Napoli, Roma, dan Juventus.

Dengan kombinasi tajam di depan gawang lawan dan tangguh di depan gawang sendiri, selisih gol Como hanya kalah dari Inter Milan.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |