Sebuah hotel di Kota Bandung, Jawa Barat.
REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG BARAT -- Bisnis perhotelan di Kabupaten Bandung Barat (KBB), Jawa Barat masih terpuruk sepanjang tahun 2025. Masih belum pulihnya daya beli hingga efisiensi anggaran pemerintah disebut menjadi pemicu utamanya.
Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) KBB, Eko Supriatno, mengungkapkan iklim usaha hotel dan restoran selama 2025 berada dalam situasi yang cukup berat. Menurutnya, penurunan kemampuan belanja masyarakat berdampak langsung pada tingkat hunian hotel dan aktivitas restoran.
"Sepanjang 2025 kondisi usaha hotel dan restoran memang tidak ideal. Daya beli masyarakat menurun, ditambah lagi kebijakan efisiensi anggaran pemerintah," kata Eko saat dikonfirmasi, Jumat (9/1/2026).
Selama ini, ungkap dia, sebagian besar hotel di Bandung Barat selama ini sangat mengandalkan kegiatan Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE). Namun, pembatasan anggaran perjalanan dan kegiatan instansi pemerintah membuat segmen tersebut ikut tertekan.
Meski demikian, di tengah kondisi yang kurang menguntungkan tersebut, pelaku industri pariwisata sempat merasakan angin segar pada masa libur panjang Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026. Berdasarkan data PHRI Bandung Barat, rata-rata tingkat hunian hotel selama libur Nataru mencapai 74 persen dari total 12 hotel yang tercatat.
Capaian tersebut dinilai lebih baik dibandingkan periode libur serupa tahun sebelumnya. Eko menyebut peningkatan okupansi mulai terasa sejak libur Natal, dengan tingkat keterisian kamar berada di kisaran 66 persen dan terus meningkat hingga setelah pergantian tahun.
"Tahun lalu angkanya belum menyentuh 70 persen. Ini menunjukkan ada perbaikan pergerakan wisatawan," ucap Eko.
Dirinya berharap tren positif di awal 2026 dapat berlanjut. Menurut Eko, adanya kebijakan pemerintah yang lebih berpihak pada pemulihan sektor pariwisata menjadi salah satu solusi agar industri hotel dan restoran di Bandung Barat bisa kembali bangkit.
"Harapannya tahun ini ada penyegaran kebijakan yang mampu menggairahkan industri perhotelan. Daya beli masyarakat juga semoga bisa kembali tumbuh," ucap dia.
.png)
16 hours ago
4














































