Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM melakukan ekspor.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bea Cukai melaksanakan asistensi dan kolaborasi strategis bersama sejumlah pihak untuk memperkuat kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) agar lebih siap bersaing.
Dukungan lintas sektor dinilai penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui peningkatan daya saing produk lokal.
Dalam mendorong kesiapan pelaku UMKM untuk menghadapi pasar global, Bea Cukai Sangatta menjalin sinergi dengan Lembaga Pengembangan Bisnis (LPB) Pama Banua Etam melalui workshop UMKM di Teras Belad, Sangatta, Rabu (21/1/2026).
Tujuannya, meningkatkan pelaku usaha mengenai pentingnya hak kekayaan intelektual (HKI) dan jasa pengiriman dalam menjalankan usaha.
Kegiatan serupa juga dilaksanakan Bea Cukai Malang bertajuk Ngopi Ekspor (Ngobrol Pintar dan Ngobrol Inspirasi tentang ekspor) edisi ketiga tahun 2026 yang dilaksanakan di Kantor Bea Cukai Malang pada Senin (30/3/2026).
Acara tersebut menghadirkan narasumber inspiratif, Abdi Firmansyah dari MB Logistik, yang memaparkan seputar dunia logistik. Di antaranya mengenai alur pengiriman, tantangan di lapangan, hingga strategi efisien agar produk UMKM bisa sampai ke pasar internasional.
Tak hanya berkolaborasi dengan sejumlah pihak, Bea Cukai melalui Bea Cukai Bandar Lampung berkunjung ke UMKM guna melaksanakan asistensi tatap muka. Bea Cukai Bandar Lampung melaksanakan kunjungan ke UMKM Madu Suhita, Rabu (11/3/2026).
Dalam kegiatan asistensi tersebut, tim Bea Cukai Bandar Lampung memberikan pemahaman kepada pelaku usaha mengenai berbagai hal terkait ekspor. Mulai dari manfaat ekspor bagi perkembangan usaha, peluang pasar internasional, hingga prosedur ekspor yang perlu dipahami oleh UMKM.
Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea Cukai, Budi Prasetiyo menuturkan, ini menjadi komitmen Bea Cukai sebagai industrial assistance agar pelaku UMKM termotivasi memperluas jangkauan pasar, meningkatkan nilai tambah produk, serta memperkuat daya saing di pasar dunia.
Ia berharap, asistensi ini membuat UMKM kian termotivasi dan memiliki kesiapan lebih baik untuk memasarkan produknya ke pasar internasional.
‘’Dengan pendampingan berkelanjutan, diharapkan semakin banyak UMKM mampu melakukan ekspor sehingga produk lokal dikenal lebih luas di berbagai negara sekaligus berkontribusi positif bagi pertumbuhan ekonomi nasional,” ujarnya dalam keterangan Kamis (2/4/2026).
.png)
14 hours ago
2

















































