Anggaran Subsidi Transjakarta Tahun Ini Berkurang, Pemprov Pastikan Tarif tidak Naik

16 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta telah mengeluarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Jakarta Nomor 44 Tahun 2025 tentang Penjabaran APBD Tahun Anggaran 2026. Dalam pergub itu, dijabarkan bahwa APBD Jakarta 2026 adalah Rp 81,32 triliun, atau turun dari Rp 91,86 triliun pada 2025.

Staf Khusus Gubernur Jakarta Bidang Pembangunan dan Tata Kota, Nirwono Joga, mengatakan penurunan APBD itu merupakan dampak berkurang dana transfer ke daerah (TKD) dari pemerintah pusat. Karena itu, Pemprov Jakarta harus melakukan penyesuaian, salah satunya untuk pemberian subsidi transportasi. Menurut dia, akibat APBD yang turun, subsidi Transjakarta tahun ini juga berkurang menjadi Rp 3,75 triliun, turun dibandingkan subsidi tahun lalu yang mencapai Rp 4,1 triliun.

"Idealnya kalau layanannya itu sama dengan di 2025, maka TJ (Transjakarta) dan Dishub itu mengajukan anggaran sekitar Rp 4,8 T. Sementara akibat efisiensi anggaran di APBD 2026, itu disepakati di angka Rp 3,7 T ya. Berarti kan terjadi penurunan Rp 1,1 T," kata dia dikutip Republika, Jumat (10/1/2026).

Meski begitu, Pemprov Jakarta tetap berupaya melakukan negosiasi dengan DPRD agar layanan Transjakarta tetap bisa optimal seperti tahun lalu. Setelah itu, disepakati bahwa kekurangan sekitar Rp 1,1 triliun untuk subsidi Transjakarta akan ditambahkan dalam pembahasan APBD Perubahan pada Mei-Juni 2026.

Menurut dia, apabila anggaran subsidi itu tak ditambah dalam APBD Perubahan, layanan Transjakarta bisa saja berhenti. Karena itu, penambahan anggaran subsidi pasti akan dilakukan untuk kepastian layanan Transjakarta sampai akhir 2026.

"Tentu nanti yang terjadi pasti akan ada relokasi anggaran untuk berbagai macam kepentingan, yang bisa jadi dalam tanda petik bukan tidak prioritas ya, skala prioritasnya mungkin tidak utama misalnya, tapi penting ya, tapi masih bisa ditunda. Nah itu yang akan dialihkan di APBD Perubahan," kata dia.

Nirwono menambahkan, Pemprov Jakarta akan berupaya untuk memastikan layanan Transjakarta tetap terjaga. Apalagi, Transjakarta merupakan salah satu transportasi umum yang menjadi andalan warga Jakarta dan sekitarnya.

"Pemprov DKI tetap berkomitmen ya, layanan minimal SPM-nya (Standar Pelayanan Minimal) harus sama dengan 2025 ya, minimal ya. Syukur-syukur bisa ditingkatkan secara bertahap," ujar dia.

Tarif tak naik

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |