MPMX Catatkan Kenaikan Laba Bersih Meski Pendapatan Turun

3 hours ago 1

MPMX mencatatkan kenaikan laba bersih pada kuartal I 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX) mencatat kenaikan laba bersih pada kuartal I 2026 meski pendapatan turun. Perusahaan menahan tekanan dengan efisiensi operasional dan penguatan kualitas pendapatan.

Pada periode Januari–Maret 2026, MPMX membukukan pendapatan bersih Rp4,0 triliun atau turun 4 persen secara tahunan. Namun laba bersih naik 8 persen menjadi Rp173 miliar, dengan margin meningkat menjadi 4,3 persen.

Laba usaha juga tumbuh 6 persen menjadi Rp193 miliar, sementara laba kotor naik 3 persen menjadi Rp365 miliar. Peningkatan ini ditopang perbaikan margin di berbagai lini bisnis.

Grup CFO MPMX Beatrice Kartika mengatakan, perlambatan ekonomi masih memengaruhi sektor otomotif pada awal tahun. Ia menilai strategi menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas mampu memperkuat kinerja.

"Fokus Perseroan dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan kualitas berhasil mendorong efisiensi operasional serta memperkuat profitabilitas,” kata Beatrice, Kamis (30/4/2026).

Di segmen distribusi dan ritel sepeda motor, pendapatan turun 3 persen menjadi Rp3.797 miliar. Penurunan penjualan di bisnis distribusi sebagian tertahan oleh pertumbuhan ritel dan layanan purna jual.

Pada bisnis asuransi, pendapatan turun 17 persen menjadi Rp204 miliar. Namun hasil layanan asuransi naik 10 persen menjadi Rp44 miliar dan hasil investasi meningkat 34 persen menjadi Rp12 miliar.

Segmen penyewaan kendaraan mencatat pendapatan turun 4 persen menjadi Rp368 miliar, tetapi laba kotor naik 9 persen menjadi Rp83 miliar. Peningkatan ini didorong efisiensi biaya dan kontribusi penjualan mobil bekas.

Di bisnis pembiayaan, pendapatan turun 43 persen seiring strategi selektif pada penyaluran kredit. Langkah ini menekan rugi bersih 23 persen menjadi Rp38 miliar melalui penurunan beban operasional dan provisi.

MPMX menilai strategi efisiensi dan pengelolaan risiko menjadi kunci menjaga kinerja di tengah tekanan industri. Perusahaan optimistis dapat mempertahankan ketahanan bisnis ke depan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |