REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Zarfix mengembangkan kolaborasi dengan kreator lokal untuk memperkenalkan teknologi kepada pelaku usaha di berbagai daerah. Kreator dinilai dapat berperan sebagai penghubung yang menerjemahkan teknologi ke dalam bahasa yang lebih dekat dengan masyarakat.
General Manager & Communications Lead Zarfix Dimas Bagus Laksono mengatakan, kedekatan kreator dengan audiens di daerah dapat membantu memperluas penggunaan teknologi di kalangan pelaku usaha.
“Kreator lokal memiliki kedekatan emosional dan pemahaman karakter audiens di daerah masing-masing. Oleh karena itu, kolaborasi ini akan kami wadahi secara permanen melalui fitur Influencer Collabs di dalam ekosistem Zarfix, agar kreator dan pelaku usaha dapat tumbuh bersama,” kata Dimas dalam pernyataannya, Selasa (22/9/2026).
Zarfix merupakan platform perdagangan daring berbasis kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dan teknologi rantai blok (blockchain) untuk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Platform tersebut menggabungkan fitur keuangan, pemasaran, manajemen, dan analisis data dalam satu aplikasi.
Pengembangan ekosistem tersebut dilakukan ketika Zarfix masih berada dalam fase kajian strategis, termasuk terkait penggalangan dana. Perusahaan menyatakan belum terburu-buru mencari pendanaan meski telah menerima proposal dari sedikitnya lima perusahaan modal ventura global setelah mengikuti ajang teknologi internasional Take Off Istanbul 2025.
Manajemen Zarfix mengatakan, perusahaan memilih smart capital, yakni investor yang tidak hanya menyediakan modal, tetapi juga membawa akses pasar dan pengalaman membangun perusahaan teknologi berskala global.
“Kami ingin memastikan pertumbuhan ZARFIX tetap sehat, efisien, dan berangkat dari kebutuhan pasar riil. Model bisnis kami dirancang dengan struktur aset yang ringan dan dapat dikembangkan dalam skala besar, sehingga fokus utama kami bukan sekadar mengejar valuasi, tetapi memastikan teknologi ini benar-benar memberikan dampak nyata,” ujar Ayyash.
Ekosistem Zarfix memiliki tiga fondasi, yakni integrasi kecerdasan buatan, teknologi Web3 dan rantai blok, serta pusat kolaborasi berbagai pihak.
Pada fondasi kecerdasan buatan, Zarfix menyediakan fitur AI Content Generator untuk membantu UMKM menyusun deskripsi produk, membuat takarir kampanye media sosial, serta memperoleh rekomendasi pasar berbasis kecerdasan buatan.
Sementara teknologi Web3 dan rantai blok digunakan dalam sistem poin penghargaan loyalitas (loyalty reward points). Zarfix menyatakan sistem tersebut digunakan untuk meningkatkan transparansi transaksi dan kepercayaan konsumen melalui verifikasi digital.
Pusat kolaborasi memungkinkan UMKM terhubung dengan pemasok bahan baku dan melakukan pencocokan dengan kreator. Perusahaan juga menyebut data kinerja bisnis dapat diintegrasikan sebagai acuan validasi penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR) untuk akses permodalan.
Untuk menarik penjual menggunakan platform, Zarfix meluncurkan program “Stop Bakar Uang, Biar AI ZARFIX yang Berjuang”. Program tersebut mencakup fasilitas tanpa biaya platform selama 12 bulan, eksposur gratis bagi produk terpilih, serta pendampingan bisnis selama tiga bulan pertama.
Ke depan, Zarfix menyatakan akan memperluas inisiatif tersebut dalam pengembangan ekosistem teknologi dan kolaborasi antara pelaku usaha dan kreator.
.png)
4 hours ago
2
















































