Begini Dampak Banjir Bandang di Solok, Kendaraan Tertimbun Lumpur dan Warga Hilang

3 hours ago 2

Warga mengecek kondisi kendaraan yang tertimbun material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Banjir bandang menerjang kawasan Kompleks Perkantoran Arosuka pada Senin (21/9) sekitar pukul 20.00 WIB setelah hujan berintensitas tinggi mengguyur wilayah tersebut. Material lumpur, batu, dan kayu ikut terbawa arus hingga menutup sejumlah area dan merusak kendaraan. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

Personel Brimob Polda Sumbar melakukan pembersihan material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). BPBD Kabupaten Solok mencatat sedikitnya 21 mobil dan tujuh sepeda motor mengalami kerusakan akibat bencana tersebut. Selain kendaraan, sebanyak 11 kantor pemerintah di sekitar kawasan terdampak, termasuk kantor Dinas PUPR, Dinas Kesehatan, BKD, DPMN, Bapelitbang, dan kawasan DPRD Kabupaten Solok. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

Warga berjalan melewati material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Bencana tersebut menyebabkan empat warga mengalami luka-luka, dengan tiga orang menjalani perawatan di RSUD Arosuka dan satu lainnya dirujuk ke rumah sakit di Padang. Sebanyak sembilan kepala keluarga atau 32 jiwa juga harus mengungsi ke lokasi yang telah disiapkan pemerintah daerah. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

Warga berada di antara material banjir bandang di Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Selasa (22/9/2026). Petugas gabungan BPBD, TNI, Polri, Damkar, SAR, dan masyarakat melakukan evakuasi serta pembersihan material untuk memulihkan akses. Tim SAR Padang juga telah mengirim personel beserta peralatan pencarian, evakuasi, medis, dan komunikasi ke lokasi. (FOTO : ANTARA FOTO/Fitra Yogi)

inline

REPUBLIKA.CO.ID, SOLOK -- Banjir bandang menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, pada Senin (21/9/2026) malam. Material berupa lumpur, batu, dan kayu menutup sejumlah kawasan, termasuk jalan Solok-Padang, sementara sejumlah kendaraan terendam dan rusak akibat terjangan arus. Akses utama Solok-Padang untuk sementara tidak dapat dilalui dan pengguna jalan diarahkan melalui jalur alternatif Padang Panjang.

Tim gabungan BPBD, TNI, Polri, Damkar, SAR, dan masyarakat melakukan evakuasi serta pembersihan material di lokasi terdampak. Data sementara BPBD mencatat empat warga mengalami luka-luka, sementara satu warga dilaporkan hilang dan masih dalam pencarian.

sumber : Antara Foto

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |