Wasit Argentina Pimpin Laga Prancis Vs Maroko, Kontroversi Piala Dunia 2026 Kian Memanas

5 days ago 30

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Kontroversi kepemimpinan wasit di Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan setelah FIFA menunjuk perangkat pertandingan asal Argentina untuk memimpin laga perempat final antara Prancis dan Maroko. Penunjukan tersebut memicu beragam reaksi di media sosial, terutama karena Argentina merupakan salah satu favorit juara dan masih bertahan di turnamen.

FIFA mengumumkan wasit Facundo Tello akan memimpin pertandingan tersebut bersama empat ofisial lain yang juga berasal dari Argentina. Keputusan itu langsung menjadi bahan perbincangan luas di kalangan penggemar sepak bola.

Unggahan mengenai penunjukan tersebut di media sosial bahkan mencatat puluhan juta tayangan hanya dalam hitungan jam. Ribuan komentar bermunculan. Sebagian mempertanyakan potensi konflik kepentingan, sementara yang lain menilai penunjukan itu tetap sah karena Argentina dan Prancis tidak saling berhadapan pada laga tersebut. Apalagi, laga Argentina vs Mesir juga dipimpin wasit asal Prancis Francois Letexier, yang justru dianggap menguntungkan Tim Tango.

Letexier bersama tim VAR menjadi sasaran kritik setelah menganulir gol kedua Mesir yang dicetak Mostafa Ziko. Keputusan tersebut dinilai menjadi titik balik yang membuka jalan bagi kebangkitan Argentina. Ia juga tak meninjau VAR dalam proses gol ketiga Argentina yang diduga

Pelatih Mesir Hossam Hassan bahkan secara terbuka mempertanyakan sejumlah keputusan wasit. Ia menilai timnya diperlakukan tidak adil setelah gol dianulir dan klaim penalti tidak diberikan.

Sejumlah analis perwasitan juga mempertanyakan intervensi VAR karena dugaan pelanggaran yang menjadi dasar pembatalan gol terjadi jauh dari lokasi terciptanya gol. Menurut mereka, Argentina masih memiliki cukup waktu untuk membangun kembali organisasi pertahanan sehingga insiden tersebut dinilai tidak memiliki pengaruh langsung terhadap terciptanya gol.

Kontroversi ini menghidupkan lagi kontroversi saat Argentina menghadapi Aljazair. Kapten Albiceleste Lionel Messi lolos dari hukuman kartu setelah melakukan tekel dengan pul sepatu ke bagian belakang betis pemain Aljazair, Aissa Mandi. Wasit hanya memberikan pelanggaran tanpa mengeluarkan kartu apa pun, sementara VAR juga tidak meminta peninjauan ulang.

Analis ESPN Ale Moreno menilai pelanggaran tersebut layak diganjar kartu merah. Menurut dia, keputusan itu semakin memperkuat anggapan bahwa pemain-pemain besar mendapat perlakuan berbeda dibanding pemain lainnya.

Rangkaian insiden tersebut membuat kepemimpinan wasit dan penggunaan VAR menjadi salah satu isu paling banyak diperdebatkan sepanjang Piala Dunia 2026. Di berbagai media sosial dan forum sepak bola, muncul pertanyaan mengenai konsistensi penerapan VAR serta standar penilaian yang digunakan dalam setiap pertandingan.

Hingga kini FIFA belum menyatakan adanya kesalahan prosedur dalam sejumlah keputusan kontroversial tersebut. Seluruh hasil pertandingan tetap disahkan dan Argentina melaju ke perempat final dengan peluang mempertahankan gelar juara dunia masih terbuka.

Namun, rentetan polemik mengenai kepemimpinan wasit, keputusan VAR, hingga dugaan perlakuan istimewa terhadap Messi membuat setiap pertandingan Argentina kini mendapat perhatian lebih besar. Apa pun keputusan wasit yang terjadi dalam laga-laga berikutnya diperkirakan akan terus berada di bawah sorotan tajam publik sepak bola dunia. 

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |