Terkendala Biaya Kuliah? Beasiswa UNM Hadir Jadi Solusi

7 hours ago 10

REPUBLIKA.CO.ID, DEPOK - Universitas Nusa Mandiri (UNM) sebagai Kampus Digital Bisnis membuka akses pendidikan tinggi yang inklusif bagi generasi muda berprestasi. Salah satu kisah inspiratif datang dari Ananda Satria Saputra, atau akrab disapa Nanda, lulusan SMK Negeri 57 Jakarta yang berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui Program Beasiswa Jalur Undangan UNM.

Berasal dari kompetensi keahlian Tata Boga, Nanda semula berencana langsung bekerja setelah lulus sekolah karena keterbatasan ekonomi. Namun, prestasi akademik yang konsisten, menempati peringkat tiga besar selama lima semester berturut-turut menjadi modal penting yang membuka peluang baru dalam perjalanan hidupnya.

Kesempatan tersebut hadir ketika Nanda diajak guru Bimbingan Konseling untuk menghadiri kegiatan Creabest 2023 di UNM Kampus Margonda. Dalam kegiatan itu, UNM sekaligus meluncurkan Program Beasiswa Jalur Undangan Tahun Akademik 2024, yang ditujukan bagi siswa berprestasi dari berbagai latar belakang.

Informasi mengenai beasiswa tersebut menumbuhkan semangat baru bagi Nanda, meskipun ia sempat ragu karena harus berpindah jurusan dari Tata Boga ke Program Studi Manajemen. Setelah melalui proses pertimbangan selama dua bulan dan berkonsultasi dengan pihak penghubung sekolah dan kampus, Nanda akhirnya memberanikan diri mendaftar.

Proses administrasi yang sederhana menjadi kejutan tersendiri bagi Nanda. Ia hanya diminta melampirkan transkrip rapor semester satu hingga lima serta surat keterangan sekolah. Berkat rekam jejak prestasinya, Nanda dinyatakan lolos dan berhak menerima beasiswa penuh.

Kepala Kampus UNM Kampus Margonda, Andry Maulana, menegaskan bahwa program beasiswa ini dirancang untuk menjangkau siswa berprestasi yang memiliki keterbatasan ekonomi.

“Universitas Nusa Mandiri sebagai Kampus Digital Bisnis berkomitmen memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi siswa berprestasi untuk melanjutkan pendidikan tinggi. Kisah Nanda menunjukkan bahwa kesempatan yang tepat bisa mengubah masa depan,” ujarnya dalam keterangan rilis yang diterima, Ahad (11/1/2026).

Selama menjalani perkuliahan hingga semester ketiga, Nanda mengaku tidak pernah dibebani Uang Kuliah Tunggal (UKT) karena beasiswa penuh yang diterimanya. Selain dukungan finansial, penerima beasiswa juga mendapatkan pembinaan berkelanjutan, baik secara akademik maupun nonakademik.

Mahasiswa penerima beasiswa dilibatkan aktif dalam berbagai kegiatan kampus, mulai dari kepanitiaan seminar, wisuda, hingga edu fair. Salah satu pencapaian terbaru Nanda adalah kepercayaan menjadi Master of Ceremony (MC) pada Seminar dan Workshop Creabest 2025, sebuah momen yang terasa istimewa karena dua tahun sebelumnya ia hadir di acara yang sama sebagai siswa SMA/SMK.

“Kami tidak hanya memberikan beasiswa, tetapi juga membina mahasiswa agar mampu mengembangkan potensi, kepercayaan diri, dan soft skill yang dibutuhkan di dunia kerja,” kata Andry.

Di luar kegiatan akademik, Nanda juga memanfaatkan waktu libur kuliah untuk bekerja di hotel bintang lima di Jakarta. Ia menilai pengalaman kerja tersebut selaras dengan ilmu manajemen yang dipelajari, sekaligus menjadi ruang praktik kemampuan public speaking dan komunikasi interpersonal yang diasah selama kuliah. Pengalaman lintas jurusan yang dijalaninya justru menjadi nilai tambah.

“Saya percaya lintas jurusan bukan penghalang, tetapi kombinasi pengalaman dan keilmuan yang saling melengkapi untuk berkembang,” kata Nanda.

Melalui program beasiswa dan pembinaan berkelanjutan, UNM terus menghadirkan pendidikan tinggi yang adaptif, inklusif, dan berorientasi masa depan. Kisah Nanda menjadi bukti bahwa dengan dukungan ekosistem pendidikan yang tepat, keterbatasan ekonomi dapat diubah menjadi titik awal menuju masa depan yang lebih baik.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |