Semarak Endonezya Günü, Kekayaan Budaya Indonesia Tampil Memukau di Turki

5 hours ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, BOLU - Upaya memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia ke panggung internasional kembali digelar melalui acara “Endonezya Günü” di Bolu Abant Izzet Baysal University, Bolu. Kegiatan ini menjadi ajang untuk menampilkan pesona budaya Nusantara kepada masyarakat Turki dan dunia.

Acara yang berlangsung Senin (20/4/2026) ini menjadi ruang interaktif untuk mengenalkan Indonesia secara lebih dekat, tidak hanya melalui pertunjukan, tetapi juga pengalaman budaya yang menyeluruh.

Panitia menyampaikan, kegiatan bertajuk 'Endonezya’yı Tanıyalım' ini dirancang sebagai undangan terbuka bagi masyarakat internasional untuk mengenal Indonesia.

“Acara ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi sebuah pengalaman untuk merasakan langsung keindahan alam, kekayaan budaya, dan keramahan masyarakat Indonesia,” demikian keterangan panitia dalam rilisnya.

Beragam aktivitas dihadirkan dalam kegiatan tersebut, mulai dari pertunjukan tarian dan musik tradisional hingga sajian kuliner khas Nusantara. Selain itu, pengunjung juga dapat mengunjungi berbagai booth interaktif yang memperkenalkan keragaman budaya dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan ini diinisiasi oleh Committee of Endonezya Günü 2026 Desa Pemalu. Panitia menargetkan sekitar 500 pengunjung dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, masyarakat umum, serta tamu undangan.

Sejumlah pihak turut hadir dalam kegiatan ini, di antaranya perwakilan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) serta Ketua Perkumpulan Mahasiswa Internasional di Bolu.

Tujuan utama penyelenggaraan acara ini adalah untuk memperkenalkan sisi budaya Indonesia yang belum banyak terekspos di kancah internasional. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu meningkatkan pemahaman dan apresiasi terhadap keberagaman budaya Indonesia.

Tak hanya itu, Endonezya Günü juga menjadi sarana untuk merepresentasikan budaya dari berbagai daerah, tidak terbatas pada budaya yang telah umum dikenal. Di sisi lain, kegiatan ini juga bertujuan menumbuhkan rasa bangga generasi muda Indonesia terhadap warisan budayanya.

Melalui pendekatan budaya yang inklusif, acara ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara Indonesia dan Turki, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan antarbangsa.

“Semoga kegiatan ini menjadi momen berharga untuk saling mengenal dan memperkuat hubungan Indonesia–Turki,” ujar panitia.

Dengan antusiasme pengunjung yang tinggi, Endonezya Günü diharapkan dapat menjadi agenda berkelanjutan dalam memperkenalkan Indonesia di kancah global.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |