REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pernahkah terbangun dari tempat tidur dengan perasaan lelah, stres, atau merasa seolah memikul beban berat di pundak bahkan sebelum hari dimulai? Bagi banyak orang, pagi hari sering kali terasa berat.
Rasa kantuk yang terus-menerus sering kali berujung pada rasa lelah yang membuat kita mudah tersinggung. Padahal, suasana hati pada pagi hari merupakan fondasi utama bagi kebahagiaan kita sepanjang sisa hari tersebut.
Kabar baiknya, kebahagiaan bukanlah sesuatu yang sepenuhnya di luar kendali kita. Para ahli menyatakan ada kebiasaan-kebiasaan sederhana yang bisa dipraktikkan saat fajar menyingsing untuk memberikan pengaruh mendalam terhadap kesehatan mental dan kesejahteraan kita.
Berikut ini adalah lima strategi pagi hari yang bisa membantu merasa lebih bahagia sepanjang hari:
1. Hubungkan kebiasaan sehat dengan ritual yang sudah ada
Strategi pertama adalah "menempelkan" kebiasaan baru pada rutinitas lama. Psikiater sekaligus direktur medis platform kesehatan Happify, Murray Zucker, mengatakan kunci utama adalah konsistensi. Anda tidak perlu melakukan perubahan drastis. Cukup pilih satu kebiasaan sehat seperti meditasi singkat, olahraga ringan, atau sekadar memandangi langit lalu hubungkan dengan ritual pagi yang sudah rutin Anda jalankan.
"Kuncinya adalah menghubungkan kebiasaan dengan ritual yang sudah ada. Misalnya, jika Anda terbiasa merapikan tempat tidur setiap pagi, gunakan momen itu untuk membaca beberapa halaman buku. Mulailah secara perlahan dan bangunlah secara bertahap," ujar Zucker.
2. Singkirkan ponsel dari kamar tidur
Bagi banyak orang, tangan mereka akan refleks mencari ponsel sesaat setelah mata terbuka. Namun, pelatih karier dan kehidupan, Allison Task, menegaskan ini adalah aturan yang tidak bisa ditawar: jangan ada layar di dalam kamar. Menurutnya, saat meraih ponsel pada pagi hari, Anda sebenarnya sedang mengizinkan dunia luar mendikte suasana hati sejak menit pertama.
Banyak penelitian menunjukkan penggunaan media sosial dan tumpukan email berkaitan erat dengan perasaan tidak bahagia. Selain itu, layar mengganggu kualitas tidur, yang merupakan faktor penentu kebahagiaan.
"Tidur adalah pengubah permainan," kata Task. Meskipun tidak bisa mengatur kapan alarm berbunyi, Anda setidaknya bisa melindungi waktu tidur dengan menjauhkan layar dari jangkauan.
.png)
2 hours ago
1















































