Puncak Arus Mudik Diprediksi 28 Maret 2025, 3 Titik Macet di Bandung jadi Perhatian

1 week ago 20

BANDUNG, iNews.id- Satlantas Polresta Bandung memprediksi puncak arus mudik Lebaran 2025 akan terjadi pada 28 Maret 2025. Sejumlah titik krusial jadi fokus utama mengantisipasi kemacetan dan kepadatan arus kendaraan.

Kasatlantas Polresta Bandung, Kompol Danu Raditya Atmaja mengatakan, titik kemacetan di antaranya Gerbang Tol Cileunyi, Tanjakan Nagreg, serta jalur-jalur menuju arah Garut dan Tasikmalaya.

Catat! Berikut Tanggal Penerapan One Way Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

Baca Juga

Catat! Berikut Tanggal Penerapan One Way Arus Mudik dan Balik Lebaran 2025

“Kalau dari puncak arus mudik, diprediksi tanggal 28 Maret sampai hari H. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, jalan mulai lengang sekitar pukul 02.00-03.00 dini hari di hari H,” ujar Danu pada Minggu (23/3/2025).

Mengantisipasi kepadatan di Gerbang Tol Cileunyi, Danu mengatakan, telah disiapkan strategi dengan menggunakan sistem mobile rider untuk mempercepat pembayaran tol.

Kemenag Imbau Masjid dan Musala Buka 24 Jam Selama Arus Mudik Lebaran 2025

Baca Juga

Kemenag Imbau Masjid dan Musala Buka 24 Jam Selama Arus Mudik Lebaran 2025

“Jika terjadi antrian kendaraan hingga dua kilometer, kami akan berkoordinasi dengan pihak Jasa Marga untuk menambah lokasi pembayaran dengan mobile rider. Ini dilakukan agar pemudik dapat dilayani lebih cepat,” ungkapnya.

Jika antrean semakin panjang hingga mencapai Gerbang Tol Summarecon, arus kendaraan akan dialihkan ke Tol Cisumdawu melalui Gerbang Tol Jatinangor.

“Kami juga terus berkoordinasi dengan Jasa Marga dan Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar untuk memastikan langkah antisipasi berjalan efektif,” tambahnya.

Danu juga menyebutkan bahwa Tanjakan Nagreg menjadi salah satu titik rawan kemacetan. Untuk itu, Satlantas akan memperkuat pengamanan dengan menambah personel di Pos PAM, menyiapkan tim urai, serta menyediakan mobil derek untuk menangani kendaraan yang bermasalah.

“Kendaraan yang mengalami trouble akan segera dipindahkan agar tidak mengganggu arus lalu lintas lainnya,” katanya.

Selain itu, petugas akan berjaga di sekitar rel kereta api Pamucatan untuk membantu mengatur kelancaran arus kendaraan.

Di wilayah Cikaledong dan Ciherang yang menjadi penghubung Garut dan Tasikmalaya, Satlantas akan berkoordinasi dengan Polres Garut untuk mengalihkan arus jika terjadi kemacetan.

“Jika arus ke Garut Kota padat, kami akan alihkan kendaraan ke arah Tasik Limbangan atau menggunakan sistem one way sepenggal sesuai petunjuk Direktorat Lalu Lintas Polda Jabar,” paparnya.

Editor: Kastolani Marzuki

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |