REPUBLIKA.CO.ID, KLATEN - Kabupaten Klaten kembali memiliki destinasi wisata baru. Pony Park, taman wisata edukasi satwa yang berlokasi di Desa Mojayan, Kecamatan Klaten Tengah, resmi dibuka Selasa (7/7/2026), dan didorong mampu menjadi magnet baru bagi sektor pariwisata daerah.
Penggagas Pony Park, Agung Sulistomo, mengatakan ide menghadirkan wisata tersebut berangkat dari kondisi anak-anak saat ini yang semakin akrab dengan dunia digital, namun minim pengalaman berinteraksi langsung dengan hewan. Mengusung konsep mini zoo interaktif, Pony Park menawarkan pengalaman bagi pengunjung, khususnya anak-anak, untuk berinteraksi langsung dengan berbagai satwa, mulai dari memberi makan hewan, animal encounter, hingga menunggang kuda poni yang menjadi ikon utama destinasi tersebut.
"Anak-anak sekarang sangat dekat dengan dunia digital. Banyak yang mengenal berbagai jenis hewan dari layar, tetapi belum tentu pernah melihat atau berinteraksi secara langsung. Melalui Pony Park, kami ingin menghadirkan pengalaman nyata yang dapat menumbuhkan rasa ingin tahu sekaligus empati terhadap hewan," ujar Agung saat grand opening Pony Park, Selasa (7/7/2026).
Agung menyebut, kuda poni menjadi ikon utama destinasi tersebut, disertai berbagai aktivitas seperti animal feeding, animal encounter, hingga pengalaman berkuda bersama pony yang dirancang aman untuk anak-anak. Selain itu, kawasan wisata ini menghadirkan lebih dari 80 spesies satwa yang terdiri dari berbagai jenis burung, mamalia, reptil, satwa nokturnal, hingga hewan pertunjukan.
Ke depan, Pony Park juga akan mengembangkan berbagai program edukasi, mulai dari kelas pengenalan satwa hingga workshop sederhana mengenai cara mengenal dan merawat hewan.
"Kami ingin anak-anak pulang dari Pony Park bukan hanya membawa foto, tetapi juga membawa cerita dan pengetahuan baru. Harapan kami, Pony Park dapat tumbuh menjadi salah satu ikon wisata edukasi dan menjadi kebanggaan masyarakat Klaten," katanya.
Sementara itu, pengelola Pony Park, Dipta Sulistyanto, menyebut kehadiran destinasi wisata tersebut sekaligus menjadi hadiah bagi masyarakat pada peringatan Hari Jadi Kabupaten Klaten ke-222.
"Semoga ini bisa membawa keberkahan bagi warga Klaten khususnya. Ini adalah kado ulang tahun untuk Klaten," ujarnya.
Dipta menjelaskan, Pony Park dirancang sebagai taman wisata edukatif yang memungkinkan pengunjung berinteraksi langsung dengan satwa jinak sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian hewan. Untuk menikmati Pony Park, pengunjung dikenakan tiket masuk Rp 35 ribu pada hari biasa dan Rp45 ribu saat akhir pekan. Selain berinteraksi dengan satwa, pengunjung juga dapat menikmati berbagai wahana seperti animal show, pony ride, animal feeding, hingga wahana ketangkasan dengan tarif mulai Rp 5.000 hingga Rp 35 ribu.
"Kami ingin memberikan layanan kepada masyarakat sekitar, bahkan seluruh Indonesia, agar bisa menikmati hewan-hewan jinak sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap pelestarian satwa di Indonesia," ucapnya.
Sementara itu, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyambut positif kehadiran Pony Park sebagai tambahan destinasi wisata yang dinilai mampu memperkuat sektor pariwisata Kabupaten Klaten.
"Ini hari yang membahagiakan bagi kami, warga masyarakat Kabupaten Klaten. Alhamdulillah, setelah menunggu sekian lama, akhirnya hadir tambahan satu lagi tempat wisata di Kabupaten Klaten," kata Hamenang.
Hamenang pun berharap Pony Park dapat menjadi magnet wisata baru karena lokasinya berada di pusat kota dan mudah dijangkau wisatawan dari berbagai daerah. Hamenang menyebut, tren kunjungan wisata ke Kabupaten Klaten terus meningkat. Tahun lalu, jumlah kunjungan wisatawan mencapai 7,5 juta orang, sehingga kehadiran destinasi baru dinilai akan semakin memperkuat ekosistem pariwisata daerah.
Ia juga mengingatkan pengelola agar menjaga kualitas pelayanan, kebersihan, dan sumber daya manusia sehingga pengunjung tidak hanya datang sekali, tetapi terdorong untuk kembali berwisata bersama keluarga maupun kerabat.
"Harapan kita bersama, dengan hadirnya Pony Park ini yang lokasinya sangat strategis, ke depan bisa membuat masyarakat, baik di Klaten, Jawa Tengah, maupun nasional, semakin melirik Kabupaten Klaten sebagai salah satu tujuan wisata," ujarnya.
.png)
4 days ago
16

















































