REPUBLIKA.CO.ID, WAMENA, – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Pegunungan (Papeg) mengirimkan sebanyak 61 tenaga kesehatan (nakes) untuk memperkuat pelayanan di puskesmas yang tersebar di delapan kabupaten. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat, khususnya di wilayah yang sulit dijangkau.
Gubernur Papua Pegunungan, John Tabo, memberikan apresiasi tinggi atas kesigapan Dinas Kesehatan setempat dalam merealisasikan pengiriman para nakes tersebut. Ia menekankan bahwa kehadiran para tenaga medis ini sangat krusial untuk menolong masyarakat yang membutuhkan pertolongan medis.
"Kami berharap kepada 61 nakes yang dikirim ke delapan kabupaten untuk melayani kesehatan masyarakat di puskesmas dalam memberikan pelayanan yang terbaik sehingga kesehatan masyarakat dapat tertolong," ujar John Tabo dalam keterangannya di Wamena, Senin.
Fokus Pelayanan di Daerah 3T
Menurut Gubernur, distribusi nakes ini secara spesifik ditujukan untuk mengatasi kekurangan tenaga medis di daerah yang masuk kategori tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Dengan penempatan ini, diharapkan tidak ada lagi kesenjangan layanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan pedalaman.
"Nakes yang telah dilepas itu bisa membantu memenuhi kebutuhan layanan kesehatan khususnya di daerah 3T, supaya masyarakat mendapat pertolongan yang memadai," tegasnya.
John Tabo memastikan bahwa program pengiriman tenaga kesehatan ini akan terus berlanjut di masa depan. Mengingat kondisi geografis Papua Pegunungan yang sangat luas dan masih banyak kawasan 3T, keberadaan nakes di lapangan dinilai mutlak untuk meningkatkan derajat kesehatan warga.
"Daerah ini sangat luas dan masih ada kawasan yang masuk dalam 3T, maka tenaga kesehatan yang dikirim dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan. Dan kami ke depan akan mengirim nakes ke daerah 3T delapan kabupaten untuk membantu memenuhi layanan kesehatan di daerah itu," imbuhnya.
Peningkatan Akreditasi Tujuh RSUD
Di sisi lain, Gubernur juga mengumumkan kabar baik terkait peningkatan status akreditasi fasilitas kesehatan di wilayahnya. Sebanyak tujuh Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) kabupaten berhasil memperoleh kenaikan akreditasi dari level D ke level C oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI.
"Tentu ini adalah kabar baik, di mana tujuh RSUD kabupaten memperoleh kenaikan level dari D ke C, dan akan berdampak terhadap pelayanan kesehatan di daerah itu," kata John Tabo.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
5 hours ago
3

















































