Pedangdut Anisa Bahar (kanan). Anisa dibuat geram oleh tindakan Mala Agatha dan Icha Chellow yang menyanyikan lagu Gapapa namun diubah menjadi bernada vulgar. (Republika/Aditya Pradana Putra)
RPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pedangdut Anisa Bahar dibuat geram oleh tindakan Mala Agatha dan Icha Chellow yang mengubah lirik lagu "Gapapa" menjadi bernada vulgar. Menurut Anisa, perubahan lirik tersebut telah merusak makna lagu dan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Anisa mengatakan tindakan personel duo hama itu bukan kali pertama dilakukan. la menyebut Mala dan Icha kerap membuat kontroversi, meminta maaf, namun kembali mengulangi perbuatannya.
"Udah sering bikin ulah dan nggak pernah dapet efek jera hingga langi terus menerus, kerjaannya minta maaf terus dan berkelit bilang kalau lirik ubah bukan tanggung jawab mereka," kata Anisa dalam caption di unggahan Instagram pribadinya, dikutip pada Kamis (9/7/2026).
Anisa menyebut mengubah lirik lagu tanpa izin dari pencipta maupun pemegang hak cipta merupakan pelanggaran terhadap hak eksklusif pencipta dalam bentuk adaptasi karya. la Merujuk pada Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta.
“Tindakan mengubah lirik lagu untuk kepentingan komersial tanpa izin dapat dijerat Pasal 9 ayat (1) huruf d dan huruf h, serta Pasal 9 ayat (2), yang mengatur larangan penggunaan cita-cita dalam bentuk adaptasi untuk tujuan komersial tanpa persetujuan pencipta atau pemegang hak cipta,” ujar Anisa.
Menjawab banyaknya dorongan publik agar segera membawa persoalan tersebut ke ranah hukum, Anisa memastikan dirinya tidak akan tinggal diam. la pun berterima kasih kasih kepada penggemar dan masyarakat yang telah peduli pada kasus ini.
"Banyak yang nanya, ayo dong Mami tindak lanjutin. lya, pasti. Bukannya Mami diem aja ya. Mami juga butuh diskusi, butuh pengacara, harus bicara dengan orang-orang yang terkait dengan masalah ini. Jadi ada banyak hal yang perlu Mami urus terlebih dahulu," kata Anisa.
Belakangan ini, video musik yang menampilkan Mala dan Icha membawakan lagu "Gapapa" dengan lirik yang telah diubah menjadi viral di media sosial. Penggalan lirik yang menjadi sorotan dan bunyi vulgar sebagai berikut:
"Aku ditidurin ya gapapa, aku dihamilin ya gapapa, aku dikelonin, aku dizinain, aku diew*** ya gapapa".
.png)
4 days ago
22













































