Pahalanya Segudang, Truk TNI Dipakai Angkut Anak Pedalaman Papua untuk Sekolah

3 hours ago 3

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Prajurit Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 511/DY menjalankan program mengantar pelajar ke sekolah di Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, guna membantu mengatasi keterbatasan akses transportasi di wilayah tersebut.

Wadanpos Karubaga Satgas Pamtas Yonif 511/DY, Serda Dimas Rangga, mengatakan program tersebut dilakukan untuk membantu anak-anak sekolah di Kampung Karubaga, Distrik Karubaga, agar dapat mengikuti proses belajar mengajar dengan lebih mudah dan aman.

“Kami membantu menyediakan transportasi untuk mengantar anak-anak ke sekolah di tengah keterbatasan sarana transportasi di daerah ini,” kata Dimas dalam keterangannya diterima di Wamena, Ahad (24/5/2026).

Menurut dia, kehadiran TNI di wilayah pegunungan dan perbatasan tidak hanya bertujuan menjaga keamanan, tetapi juga mendukung aktivitas masyarakat, termasuk sektor pendidikan.

“Kehadiran kami untuk memastikan proses belajar mengajar berjalan lancar sekaligus meningkatkan semangat belajar anak-anak pedalaman Papua,” ujarnya.

Sebelumnya, para pelajar harus berjalan kaki sekitar tiga kilometer melewati medan pegunungan untuk mencapai sekolah. Kondisi itu membuat banyak siswa kelelahan bahkan kerap terlambat mengikuti pelajaran.

“Anak-anak sering terlambat karena jarak rumah dan sekolah cukup jauh. Karena itu kami membantu mengantar mereka agar bisa sampai lebih cepat dan tidak tertinggal pelajaran,” katanya.

Dimas menilai pendidikan memiliki peran penting dalam membentuk mental, karakter, dan pola pikir generasi muda di pedalaman Papua.

“Kami ingin mendukung upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya bagi anak-anak usia sekolah di wilayah perbatasan tempat kami bertugas,” ujarnya.

Ia berharap program tersebut dapat mempermudah akses pendidikan bagi anak-anak di wilayah perbatasan sehingga mereka dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang cerdas dan mampu menjadi teladan di lingkungan sekitarnya.

Sementara itu, salah satu orang tua siswa, Misya Kogoya (39 tahun), mengaku senang dan berterima kasih atas kepedulian personel Satgas Pamtas Yonif 511/DY yang membantu mengantar anak-anak ke sekolah menggunakan kendaraan dinas.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |