Penyanyi Rod Stewart Dikritik karena Nonton Piala Dunia Usai Batalkan Konser

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Penyanyi legendaris asal Inggris, Rod Stewart, menuai kritik setelah menonton pertandingan Piala Dunia antara Skotlandia vs Haiti di Boston Stadium AS pada Sabtu (13/6/2026). Ia menonton laga tersebut hanya beberapa jam setelah membatalkan konsernya di Chula Vista, California, karena alasan kesehatan.

Sehari sebelum pertandingan berlangsung, tim Stewart mengumumkan melalui Instagram Stories bahwa sang musisi tidak dapat tampil sesuai jadwal atas saran dokter. Dalam pernyataan tersebut dijelaskan bahwa Stewart didiagnosis mengalami infeksi saluran pernapasan akut yang menyebabkan laringitis.

"Atas saran dokter dan setelah diagnosis infeksi saluran pernapasan atas akut yang mengakibatkan laringitis, ia tidak dapat tampil di panggung malam ini," demikian pernyataan tersebut dilansir laman NME, Rabu (17/6/2026).

Kurang dari satu jam sebelum konser dimulai, Stewart juga menyampaikan permintaan maaf langsung kepada para penggemarnya. "Setelah menjalani perawatan, saya merasa jauh lebih baik, tetapi suara saya tidak. Saya sangat kecewa dan dengan tulus meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dialami penggemar saya," kata Stewart.

Meski demikian, pada akhir pekan yang sama Stewart membagikan video dirinya terbang dengan jet pribadi menuju Boston bersama putra-putranya untuk menyaksikan Skotlandia berlaga di Piala Dunia. Dalam video tersebut, ia mengungkapkan antusiasmenya karena Skotlandia akhirnya kembali tampil di ajang tersebut setelah penantian selama 28 tahun.

"Kami akan terbang ke Boston untuk menonton Skotlandia di Piala Dunia. Sudah 28 tahun, jadi anak-anak ini hanya mendengar cerita saya tentang itu, tetapi mereka belum pernah mengalaminya. Saya sudah menonton tujuh Piala Dunia," kata Stewart.

la pun menutup video dengan yel-yel "No Scotland, no party" yang diteriakkan bersama putra-putranya. Unggahan itu kemudian memicu kritik dari sejumlah penggemar karena dianggap tidak sejalan dengan alasan kesehatan yang digunakan untuk membatalkan konser di Chula Vista.

"Hei Rod, saya kehilangan sedikit rasa hormat kepadamu setelah membatalkan konser pada malam sebelumnya dan mengecewakan satu stadion penuh penonton. Sulit bagi saya untuk percaya bahwa alasan utamanya hanya masalah suara. Dulu saya benar-benar menyukaimu, tetapi ketika saya bilang kehilangan sedikit rasa hormat, sebenarnya yang saya maksud adalah kehilangan banyak rasa hormat," komentar seorang penggemar di akun Instagram Stewart.

Stewart yang telah berusia 81 tahun dikenal sebagai salah satu musisi paling aktif di dunia musik. la telah menjalani tur secara konsisten selama lebih dari enam dekade, termasuk saat masih bersama Faces dan Jeff Beck Group. Sejak 2024, ia juga menjalani tur perpisahan bertajuk "One Last Time", yang mencakup sejumlah penampilan besar termasuk di Festival Glastonbury tahun lalu.

Hingga akhir tahun ini, Stewart masih memiliki lebih dari 20 jadwal konser di Amerika Serikat. Dalam wawancara terbaru dengan TalkSport, ia mengisyaratkan bahwa tur di Inggris pada tahun depan kemungkinan akan menjadi rangkaian konser besar terakhirnya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |