NDX A.K.A, Whisnu Santika, dan Naykilla Siap Meriahkan Primaria Fest Sukabumi 2026

1 day ago 8

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pergeseran selera musik di Indonesia belakangan ini sedang seru-serunya. Dulu, genre seperti koplo atau ketukan ritmis lokal sering dicap sebelah mata atau cuma dianggap sebagai guilty pleasure yang didengarkan sembunyi-sembunyi, sekarang ceritanya sudah jauh berbeda.

Kini jenis musik tersebut naik kelas menjadi bagian dari identitas budaya yang sangat lekat dengan anak muda zaman sekarang. Didorong oleh kekuatan platform digital, media sosial, dan loyalitas komunitas yang kuat, subgenre yang kini akrab disebut Indonesian Bounce Music (IBM) tersebut tidak lagi cuma mendekam di dalam daftar putar pribadi di ponsel, tapi sudah merangsek naik mendominasi panggung-panggung festival besar.

Melihat fenomena ini, Primaria Fest menawarkan konsep yang segar. Bukan sekadar menjadi promotor konser biasa, festival ini diposisikan sebagai ruang kolektif yang inklusif dan sepenuhnya bebas dari stigma lama bagi para penikmat Indonesian Bounce Music.

Di sini, batasan antara penonton dan penampil sengaja dilebur. Semua orang yang datang diajak untuk bebas bernyanyi, berjoget bersama, saling berinteraksi, dan merayakan musik lokal dalam atmosfer yang aman, positif, sekaligus menyenangkan.

Bagi perwakilan penyelenggara, musik lokal dengan ketukan khas Nusantara ini punya daya magis tersendiri yang sangat dekat dengan keseharian masyarakat kita. “Lebih dari sekadar genre musik, Indonesian Bounce Music kini berkembang menjadi medium ekspresi yang merepresentasikan keberagaman, kebersamaan, dan semangat generasi masa kini. Di tengah berbagai stigma yang pernah melekat pada musik koplo dan turunannya, semakin banyak anak muda yang menjadikan Indonesian Bounce Music sebagai bagian dari identitas budaya yang mereka banggakan,” kata Festival Director Primaria Fest, Reza Lubis, dalam keterangan tertulis yang diterima Republika pada Jumat (26/6/2026).

Melalui pergelaran ini, ada misi besar untuk terus memupuk rasa bangga terhadap karya-karya musisi lokal, sekaligus menaikkan kelas Indonesian Bounce Music agar sejajar dengan genre musik populer lainnya, bahkan hingga ke panggung internasional. Menangkap momentum emas tersebut, di tahun 2026 ini Primaria Fest siap menyambangi Sukabumi. Pemilihan kota ini dirancang khusus untuk membawa ekosistem musik lokal ke skala yang lebih luas lewat konsep hiburan yang interaktif dan sangat mengedepankan pengalaman langsung penonton di lapangan.

Rencananya, pesta musik ini akan digelar pada 10 Juli 2026 di Stadion Surya Kencana, Sukabumi. Konsep acara yang diusung berupa experience-driven, di mana penonton tidak cuma datang untuk menonton panggung dari jauh, melainkan terlibat aktif dalam menghidupkan suasana festival lewat interaksi real-time dengan para pengisi acara. Sesi sing along massal dan berbagai aktivasi seru di area festival disiapkan demi membangun ikatan emosional yang kuat antara audiens.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |