Trump Minta Tambahan Rp1.568 T, Pete Hegseth Berang Saat Ditanya Ujung Perang

3 hours ago 1

Menteri Perang AS Pete Hegseth.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Pertanyaan mengenai cara Amerika Serikat memenangkan sekaligus mengakhiri perang melawan Iran memicu perdebatan panas dalam sidang Senat. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth tidak menjawabnya dengan jadwal, sasaran akhir, atau peta jalan penarikan pasukan. Ia justru berbalik menyerang Partai Demokrat.

Konfrontasi terjadi ketika Hegseth dan Ketua Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine menghadiri sidang Komite Alokasi Anggaran Senat pada Selasa (21/7/2026). Sidang yang dipimpin Senator Republik Susan Collins itu secara resmi membahas permintaan tambahan anggaran yang diajukan Presiden Donald Trump pada 24 Juni 2026.

Senator Demokrat dari Michigan, Gary Peters, menekan Hegseth mengenai strategi pemerintahan Trump setelah perang berlangsung berbulan-bulan, menelan korban, dan menyerap puluhan miliar dolar anggaran. Peters menilai posisi AS justru lebih buruk dibandingkan ketika perang dimulai.

“Anda tidak memiliki strategi, tidak memiliki rencana jangka panjang untuk benar-benar memenangkan perang ini,” kata Peters sebagaimana diberitakan Fox News, Rabu (22/7/2026).

Peters mengatakan para prajurit AS memiliki kemampuan menjalankan misi yang diberikan. Namun, menurut dia, mereka memerlukan kepemimpinan dan tujuan perang yang jelas. Ia kemudian menantang Hegseth menunjukkan kepemimpinan tersebut.

Hegseth merespons dengan nada keras. Ia tidak memaparkan peta jalan untuk memenangkan atau mengakhiri perang dalam jawaban langsungnya kepada Peters. Sebaliknya, ia menuding Demokrat memainkan politik partisan dengan menghambat pendanaan bagi Pentagon dan pasukan AS.

Hegseth juga menggunakan istilah “Trump derangement syndrome”, ungkapan partisan yang kerap dipakai pendukung Trump untuk menggambarkan kritik yang mereka anggap berlebihan atau tidak rasional terhadap presiden.

“Saya menimpakan ini kepada Anda, Senator,” kata Hegseth setelah menuduh Demokrat tidak menunjukkan keberanian politik untuk mendanai departemennya.

Pertukaran itu membuat sidang anggaran berubah menjadi perdebatan mengenai tanggung jawab politik. Peters menuntut strategi kemenangan dan jalan keluar dari perang. Hegseth mengalihkan tekanannya kepada Kongres dengan menegaskan operasi militer tidak dapat dipertahankan tanpa tambahan dana.

Namun, setelah perdebatan tersebut, pertanyaan utama Peters belum memperoleh jawaban terperinci: kondisi seperti apa yang harus tercapai sebelum Washington menyatakan perang telah dimenangkan dan operasi militer dapat dihentikan?

sumber : Xinhua

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |