Menhub siapkan strategi hadapi arus balik penyeberangan Sumatra-Jawa.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyiapkan strategi menghadapi arus balik Lebaran 1447 Hijriah di lintas penyeberangan Sumatra-Jawa untuk memastikan perjalanan yang terkendali, aman, dan lancar. Menhub menyampaikan bahwa evaluasi telah dilakukan pada titik-titik krusial selama puncak arus mudik Lebaran 2026 dan langkah antisipatif dirancang untuk arus balik.
“Puncak arus mudik sudah kita lewati. Saat ini, fokus kita adalah memastikan arus balik dapat dikelola lebih baik, dengan respons yang lebih cepat serta strategi yang lebih matang,” kata Menhub di Jakarta, Minggu.
Menhub mengadakan rapat evaluasi dan koordinasi di Kantor PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) di Merak, termasuk seluruh pemangku kepentingan. Untuk arus balik, Menhub menginstruksikan peningkatan kesiapsiagaan melalui skenario adaptif dan responsif terhadap dinamika lapangan.
Sejumlah strategi telah disiapkan, seperti percepatan aktivasi tiba–bongkar–berangkat (TBB) saat peningkatan kendaraan, dan simulasi kapasitas layanan pada skema 5 dan 6 dermaga untuk daya tampung optimal. Antisipasi dilakukan terhadap potensi titik crossing di Bakauheni agar tidak menghambat arus bongkar muat, serta optimalisasi rest area melalui koordinasi dengan Kepolisian.
Menhub juga menginstruksikan evaluasi penggunaan dermaga non-TBB dan pengaturan jumlah kapal agar efisien, serta menyiapkan lintas alternatif Pelabuhan Panjang–Krakatau Bandar Samudra (KBS) jika terjadi penumpukan kendaraan. Teknologi pemantauan dengan drone digunakan untuk penilaian real-time di Bakauheni.
Di sisi hulu, optimalisasi buffer zone dan rest area dengan delaying system di Pulau Sumatra dilakukan bersama Korlantas Polri untuk menahan kendaraan sebelum memasuki pelabuhan. Selain itu, kewaspadaan ditingkatkan pada titik rawan seperti area penjualan oleh-oleh di turunan flyover.
Menhub menegaskan pentingnya penerapan sistem tiket Ferizy dengan prinsip satu NIK untuk satu tiket, guna mencegah percaloan dan meningkatkan ketertiban layanan. Keselamatan tetap menjadi prioritas dalam penyelenggaraan Angkutan Lebaran, memastikan perjalanan balik yang nyaman.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
4 hours ago
1

















































