Menhaj Sebut Kesuksesan Haji 80 Persen Ditentukan Fase Armuzna

8 hours ago 6

Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi melakukan pengecekan terowongan menuju Jamarat atau lokasi lempar jumrah di Mina, Makkah, Arab Saudi, Ahad (17/5/2026) waktu setempat. Pengecekan kawasan tersebut merupakan bagian dari persiapan pelayanan menjelang fase puncak ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) 1447 H/2026 M yang hingga saat ini progres penyiapan fasilitas bagi jamaah Indonesia dilaporkan telah mencapai 90 persen.

REPUBLIKA.CO.ID, MAKKAH -- Amirul Hajj sekaligus Menteri Haji dan Umrah (Menhaj) RI Mochamad Irfan Yusuf meminta petugas haji Indonesia mempertahankan pelayanan prima kepada jamaah Indonesia pada fase Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna). Sebab, Armuzna merupakan fase puncak haji yang menjadi salah satu tolok ukur keberhasilan operasional pelayanan haji.

"Puncak dari haji adalah Armuzna. Jika Armuzna berjalan sesuai harapan, artinya kesuksesan sudah 80 persen," ungkap Gus Irfan setelah tiba di Bandara King Abdul Aziz, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (21/5/2026).

Menurut dia, hingga hari ke-29 masa operasional penyelenggaraan ibadah haji 2026, petugas haji menunjukkan kinerja yang baik. Petugas haji yang terbagi dalam sejumlah daerah kerja, lanjut dia, berjibaku melayani jamaah dengan maksimal.

"Saya apresiasi petugas haji, tone-nya sangat positif," katanya.

Adapun pematangan kesiapan Armuzna dilakukan terus-menerus hingga hari H pelaksanaan puncak haji. Rapat koordinasi dilakukan setiap malam untuk memastikan seluruh jamaah haji Indonesia mendapatkan haknya beribadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

Kepala Satuan Operasi (Kasatops) Armuzna Letkol Inf Surnadi mengungkapkan pematangan rencana fase Armuzna. Menurut dia, tim telah beberapa kali melakukan peninjauan medan yang menjadi titik lokasi Armuzna, yakni Arafah, Muzdalifah, dan Mina.

sumber : MCH 2026

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |