LRT Jabodebek Kian Jadi Andalan Komuter Jakarta, Ini Buktinya

8 hours ago 5

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- LRT Jabodebek kian menjadi andalan masyarakat untuk mendukung mobilitas harian menuju pusat aktivitas dan kawasan perkantoran di Jakarta. Tingginya penggunaan pada pagi hari menunjukkan moda transportasi tersebut semakin diandalkan para komuter dari wilayah penyangga menuju ibu kota.

Berdasarkan data periode Januari hingga April 2026, kepadatan tertinggi pengguna LRT Jabodebek pada hari kerja terjadi pada pukul 06.00–09.00 WIB. Mayoritas pengguna melakukan perjalanan menuju kawasan bisnis dan perkantoran di Jakarta.

Stasiun Harjamukti tercatat menjadi stasiun keberangkatan dengan jumlah pengguna tertinggi saat jam berangkat kerja, yakni rata-rata mencapai 6.224 pengguna per hari. Selanjutnya disusul Stasiun Cikoko sebanyak 3.432 pengguna, Stasiun Cikunir 1 sebanyak 3.274 pengguna, Stasiun Jatimulya sebanyak 2.786 pengguna, serta Stasiun Jatibening Baru sebanyak 2.638 pengguna per hari.

Sementara itu, Stasiun Kuningan menjadi tujuan dengan jumlah pengguna tertinggi mencapai rata-rata 8.976 pengguna per hari. Disusul Stasiun Pancoran sebanyak 7.166 pengguna, Stasiun Dukuh Atas sebanyak 6.587 pengguna, Stasiun Rasuna Said sebanyak 4.611 pengguna, serta Stasiun Setiabudi sebanyak 4.532 pengguna per hari.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, mengatakan mayoritas pengguna melakukan perjalanan pada rentang pukul 06.00–07.30 WIB yang didominasi pekerja dan masyarakat yang beraktivitas di Jakarta.

Menurut dia, tingginya jumlah pengguna menunjukkan LRT Jabodebek semakin menjadi pilihan masyarakat karena menawarkan perjalanan yang praktis, nyaman, dan terintegrasi menuju pusat aktivitas.

Untuk mendukung mobilitas pengguna pada jam sibuk pagi hari, KAI mengoperasikan 430 perjalanan LRT Jabodebek setiap hari kerja dengan headway yang disesuaikan pada jam sibuk.

Pada relasi Jatimulya–Dukuh Atas, keberangkatan pertama dimulai pukul 05.12 WIB. Hingga pukul 09.00 WIB tersedia 28 perjalanan dengan headway sekitar delapan hingga sembilan menit. Sementara pada relasi Harjamukti–Dukuh Atas, keberangkatan pertama dimulai pukul 05.18 WIB dengan total 27 perjalanan hingga pukul 09.00 WIB dan headway sekitar delapan hingga sembilan menit.

Radhitya mengimbau masyarakat menyesuaikan waktu keberangkatan untuk menghindari kepadatan pada jam sibuk pagi, khususnya pada rentang waktu dengan mobilitas tertinggi.

Menurut dia, tingginya mobilitas pada pagi hari menunjukkan peran LRT Jabodebek sebagai penghubung kawasan penyangga dengan pusat aktivitas di Jakarta terus meningkat. KAI juga disebut terus melakukan evaluasi guna menghadirkan layanan transportasi yang selamat, aman, dan nyaman bagi masyarakat perkotaan.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |