Komik La Valise d’Eliane, Mengulik Kisah Pionir Basket Putri Dunia

4 hours ago 4

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) baru saja meluncurkan sebuah proyek narasi visual unik berjudul La Valise d’Eliane (Koper Eliane). Komik ini bukan sekadar hiburan, melainkan sebuah penghormatan mendalam terhadap sejarah bola basket putri dunia, khususnya perjalanan Eliane Girod, pemain legendaris asal Swiss.

Kisah ini membawa pembaca kembali ke tahun 1953, saat digelarnya Piala Dunia Bola Basket Putri FIBA ​​pertama di Santiago, Chili. Dilansir laman FIBA pada Senin (9/3/2026), komik tersebut diluncurkan bertepatan dengan peringatan International Women's Day (Hari Perempuan Internasional) pada 8 Maret, sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah edisi pertama Piala Dunia Bola Basket Putri yang digelar di Santiago, Chili pada tahun 1953.

Penerbitan komik itu terasa semakin bermakna karena 7 Maret merupakan hari pertama turnamen tersebut, alias bertepatan dengan hari ulang tahun ke-100 Girod pada tahun 2026. FIBA menyebut, karya itu terinspirasi dari catatan harian Girod selama mengikuti turnamen bersejarah tersebut.

Dia merupakan pemain klub bola basket asal Swiss, Chene-Bougeries, yang mendominasi kompetisi domestik dengan meraih 13 gelar juara nasional secara beruntun pada periode 1942 hingga 1954. Girod juga menjadi satu dari tiga pemain klub tersebut yang memperkuat tim nasional Swiss pada FIBA ​​Women's EuroBasket 1952 atau setahun sebelum tampil di Piala Dunia Bola Basket Putri 1953.

Sekitar 70 tahun kemudian, berbagai kenangan perjalanan legenda itu kembali ditemukan. Dengan dukungan putrinya Corinne Dahan, cucunya Joachim Dahan, serta mantan rekan setim seperti Claudine Clot dan Yvonne Cotier, Girod mengumpulkan berbagai memorabilia, termasuk buku harian yang dia tulis selama turnamen berlangsung.

Seluruh koleksi tersebut kemudian disumbangkan kepada FIBA ​​Foundation sebagai bagian dari upaya pelestarian sejarah bola basket putri. Komik La Valise d’Eliane menggambarkan perjalanan para pemain yang menempuh rute panjang dari Jenewa menuju Paris, Lisbon, Dakar, Rio de Janeiro hingga akhirnya tiba di Santiago.

Kisah ini menyoroti perjuangan para pemain perempuan yang harus menghadapi stereotipe sosial dan budaya pada masa ketika dominasi laki-laki masih kuat di dunia olahraga. Komik yang ditulis Jacobo Rivero dan diilustrasikan Raulowsky itu, kini tersedia di sejumlah toko buku di Swiss dan Prancis, serta dapat dipesan secara berani melalui situs penerbit Livreo-Alphil.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |