Petinggi PSI Sebut Belasan Anggota DPR Aktif Segera Merapat ke Partai Gajah

7 hours ago 2

Logo Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Bestari Barus, menyebut ada puluhan anggota DPR yang akan bergabung ke Partai Solidaritas Indonesia (PSI). Bestari mengatakan, yang pindah haluan ke partai gajah bukan hanya dari Partai Nasdem.

"(Kader Nasdem pindah ke PSI?) Banyak sekali yang berpindah. Contohnya salah satunya kan saya. Terus ada lagi yang masih aktif, Rusdi Masse. Ya, yang Wakil Ketua Komisi III pindah sekarang ke PSI dan meninggalkan jabatannya sebagai Wakil Ketua Komisi III DPR RI. Ah itu biasa saja, masih ada 15 sampai 20 (orang) lagi yang mau pindah," kata Bestari, Senin (13/4/2026).

Kendati demikian, ia enggan merinci siapa dan dari partai mana sosok yang akan berpindah. Namun, ia mengeklaim bahwa ada belasan yang akan hijrah ke PSI.

"Saya tidak boleh menyatakan hari ini partainya mana saja, pokoknya anggota DPR yang aktif itu masih ada 15 sampai 20 (orang) lagi yang mau bergabung," katanya.

Saat ditanya mengenai alasan di balik "bedol desa" para politisi tersebut, Bestari Barus menegaskan bahwa sosok Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), menjadi magnet utama. Status Jokowi sebagai patron PSI disebut mampu menggugah minat para politisi untuk bergabung.

"Semenjak diketahuinya bahwa Pak Jokowi ini menjadi patron daripada PSI, maka itu sangat menggugah perasaan banyak politisi untuk bisa bergabung bersama PSI ke depan karena adanya Pak Jokowi juga gitu," jelasnya.

Ia juga membantah isu miring yang menyebut bahwa Presiden Jokowi berencana mengambil alih Partai Nasdem. Ia menegaskan bahwa kabar tersebut hanyalah isu yang sengaja dilontarkan pihak tertentu untuk membentuk opini negatif.

"Nggak ada keinginan Pak Jokowi untuk mengambil itu (Nasdem). Itu hanya isu yang dilontarkan oleh sebagian pihak yang berkepentingan untuk membentuk opini publik yang negatif terhadap Pak Jokowi dan Mas Gibran," tegasnya.

Sebagai mantan kader Nasdem, ia justru mendoakan agar partai lamanya tersebut bisa segera melakukan konsolidasi internal dengan baik. "Saya sebagai mantan kader Partai Nasdem ya saya berharap semoga partai saya yang lama ini segera konsolidasi internal," katanya.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |