Kemenpora Tegaskan KONI Mitra Strategis Pembinaan Olahraga Nasional

3 hours ago 2

Ketua Umum KONI Marciano Norman (kanan) bersama Wamenpora Taufik Hidayat.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat menegaskan pentingnya peran Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) dalam ekosistem olahraga nasional. Hal itu disampaikan Taufik saat membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) dan Musyawarah Olahraga Nasional Luar Biasa (Musornaslub) KONI 2026 di Hotel Pullman Central Park, Jakarta, Kamis (21/5/2026).

Taufik menegaskan Kementerian Pemuda dan Olahraga tetap memandang KONI dan induk cabang olahraga sebagai mitra strategis dalam pembinaan prestasi atlet Indonesia. Menurut dia, sinergi seluruh pemangku kepentingan olahraga menjadi kunci untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional di masa mendatang.

“Tidak ada sedikit pun niat dari Kemenpora untuk tidak bekerja sama dengan KONI dan cabang olahraga. Kami melihat KONI dan cabang olahraga sebagai mitra strategis,” kata Taufik.

Ia menambahkan, olahraga kini tidak hanya berkaitan dengan prestasi, tetapi juga menjadi instrumen diplomasi dan simbol kekuatan suatu bangsa di tengah dinamika global. Karena itu, menurut Taufik, seluruh elemen olahraga nasional perlu bersatu membangun sistem pembinaan yang kuat hingga menyentuh akar rumput.

“Kita merupakan satu keluarga besar olahraga. Semua harus memiliki tujuan yang sama, yakni melahirkan atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama bangsa,” ujarnya.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan Rakernas KONI 2026 menjadi momentum penting untuk menyelaraskan agenda olahraga nasional antara KONI pusat, KONI daerah, induk cabang olahraga, dan pemerintah. Salah satu fokus pembahasan adalah penyempurnaan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga organisasi serta sinkronisasi kalender kegiatan olahraga agar tidak saling berbenturan.

Marciano menyebut Rakernas juga akan membahas pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai ajang strategis pembinaan olahraga prestasi yang sejalan dengan agenda pembangunan nasional dalam Asta Cita Presiden.

“PON merupakan puncak pembinaan olahraga prestasi yang menjadi tanggung jawab bersama, baik KONI pusat, KONI daerah, maupun induk cabang olahraga,” kata Marciano.

Selain sidang program kerja, Rakernas KONI 2026 juga diramaikan dengan pemberian penghargaan kepada insan olahraga berprestasi serta Musornaslub untuk menentukan tuan rumah PON 2032. Rakernas yang berlangsung selama dua hari itu dihadiri jajaran pengurus KONI pusat dan daerah, induk cabang olahraga, serta berbagai pemangku kepentingan olahraga dari seluruh Indonesia.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |