REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA - Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto, dan Wakil Mendes PDT, Ahmad Riza Patria, menghadiri ‘Layar Tancep Festival Film Desa’ yang merupakan rangkaian Hari Desa Nasional 2026, di Kantor Sekretariat Kabupaten Boyolali pada Rabu (14/1/2026) malam.
Mendes Yandri, mengapresiasi dan merasa senang bisa hadir dalam Screening Festival Film Desa itu. Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada Lima Film yang masuk dalam Nominasi seraya berdoa agar yang terbaik bisa menjadi pemenang.
“Ini menjadi cara Kemendes PDT untuk menggenjot potensi desa lewat Festival Film Desa," kata mantan Wakil Ketua MPR RI tersebut, dalam siaran persnya.
Semua aspek bakal digunakan Kemendes PDT untuk kembangkan semua potensi yang dimiliki oleh desa. Seperti lewat pengembangan Desa Tematik, Desa Wisata hingga Desa Ekspor.
Dijelaskannya, momentum Hari Desa Nasional 2026 juga diarahkan dengan tujuan yang sama lewat kegiatan seperti Festival Film Desa, Youtuber Desa, Turnamen Esports hingga Pameran Produk Unggulan. Kemendes butuhkan kolaborasi semua kalangan, dari Kalangan Perbankan hingga Pendamping Desa untuk membangun 75.266 Desa di Indonesia.
Sebelumnya, Dirjen PPDT Samsul Widodo mengatakan, Festival Film Desa menjadi ruang untuk melihat desa bukan hanya sebagai latar cerita, tetapi sebagai sumber ide, perspektif, dan kreativitas.
Dari ratusan karya yang masuk dan melalui proses kurasi serta penilaian yang objektif dan profesional, terpilih lima karya terbaik sebagai finalis Festival Film Desa Tahun 2025. Film tersebut adalah:
1. “PEOPLE”
Asal Desa Kuajang Lemo, Kabupaten Polewali Mandar
Sutradara: Fajrin Masher
2. “UPDATE STATUS”
Asal Desa Kampunganyar, Kabupaten Banyuwangi
Sutradara: Nadira Andalibtha
3. “PANCA WALUYA”
Asal Desa Kiarapedes, Kabupaten Purwakarta
Sutradara: Hendrian Permana
4. “NEGERI GERABAH KAMPUNG ABAR”
Asal Desa Abar, Kota Jayapura
Sutradara: Acho Ansanay
5. “MIJIL”
Asal Desa Candirejo, Kabupaten Gunungkidul
Sutradara: Thibburruhany
Kelima film ini dinilai menyampaikan cerita desa secara jujur, kreatif, dan dekat dengan keseharian. Ceritanya ringan, tapi maknanya dalam, serta mengangkat fenomena desa sekaligus mengangkat salah satu 12 Rencana Aksi Kementerian Desa dan PDT. Festival Film Desa diharapkan menjadi ruang apresiasi, pembelajaran, dan kolaborasi lintas pihak—antara sineas desa, pemerintah, pemerintah daerah, dan mitra strategis.
Sebelumnya, Mendes Yandri juga menghadiri Ramah Tamah Perayaan Hari Desa Nasional (HDN) 2026 di Pendopo Kantor Bupati Boyolali. Acara ini juga dirangkaikan dengan Launching Aplikasi Sistem Integrasi Administrasi dan Pelayanan Desa (SIAPDesa).
Turut hadir Sekda Jawa Tengah Sumarno, Dirjen Bina Pemerintahan Desa Laode Ahmad, Bupati Boyolali Agus Irawan, anggota DPR RI Muhammad Hatta dan Forkompimda Jawa Tengah dan Boyolali. Hadir juga Penasehat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemendes PDT Ratu Rachmatuzakiyah dan Elisa Sumarli, Sekjen Kemendes Taufik Madjid, Pejabat Tinggi Madya dan Pratama di lingkungan Kemendes PDT.
.png)
2 hours ago
2















































