REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Idarah Wustha Jamiyyah Ahli Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah (JATMAN) DKI Jakarta akan menggelar peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada hari Ahad, 18 Januari 2026 di Zawiyya Arraudhah, Tebet, Jakarta.
Acara itu bertemakan “Tasawuf sebagai jalan menuju tegaknya Dinul Islam.” Acara tersebut diperkirakan akan diikuti ratusan kaum sufi dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Untuk penceramah akan menghadirkan KH Muhyidin Ishaq, Rais Syuriyyah Pengurus Wilayah (PW) Nahdlatul Ulama (NU) DKI Jakarta, yang merupakan ulama sepuh di Jakarta.
Selain itu, akan hadir pula para mursyid dari berbagai thariqah yang ada di Jakarta. Diantanya KH Muhammad Danial Nafis (thariqah Shidiqiyyah Dharqawiyya Syadziliyya/Rais JATMAN Jakarta), KH Yunus Abdulhamid (Muqodam thariqah Tijaniyya), KH Wahfiudin Sakam (Wakil Talqin Thariqan Qadiriyya Naqsyabandiyya Suryalaya), KH Ali M Abdillah (Sekjen Aliyyah JATMAN/thariqah Qadiriyya Khalidiyyah), KH Hilmy Ashidiqi Arraky (Mursyid thariqah Qadiriyya Arrakiyyah), Irawan Santoso Shiddiq (Mudir JATMAN Jakarta) dan sejumlah pengamal thariqah lainnya. “Acara ini sekaligus wadah silaturahmi dan konsolidasi para ahlu thariqah di Jakarta menghadapi serbuan sekulerisme dan ateisme yang makin merajalela di ibukota Jakarta,” tegas Irawan Santoso Shiddiq di Jakarta (11/01/2026).
Menurutnya, tasawuf merupakan jalan penting untuk memerangi paham komunisme, ateisme dan kapitalisme yang telah menjadi momok bagi masyarakat ibukota. “Karena memang paham-paham yang merusak keutuhan bangsa dan negara kini makin mengancam NKRI, makanya tasawuf menjadi alternatif pencegahan,” tandasnya lagi. Selain itu, sambungnya, merebaknya kemaksiatan di kota besar seperti Jakarta, tidak bisa diberantas hanya dengan penegakan hukum pidana. “Tapi harus didahului dengan pembenahan akhlak, yang hal itu hanya bisa dilakukan dengan tasawuf,” paparnya.
Sebelum acara Isra Miraj, JATMAN Jakarta lebih dulu akan menggelar Musyawarah Daerah (Musda) Antar Waktu di tempat yang sama. “Ini demi merumuskan program kerja JATMAN kedepannya, demi menyongsong era kebangkitan Islam,” ujar Irawan lagi. Musda akan diikuti oleh 5 Idarah Syubiyyah JATMAN se-Jakarta dan para pengurus JATMAN Jakarta.
Menariknya lagi, ujarnya lagi, Isra Miraj ini sangat special karena akan dihadiri qari internasional yaitu Bashir Castineira dari Granada, Spanyol. Hadirnya sufi asal Eropa ini, katanya lagi, maka khalayak akan melihat langsung bagaimana tasawuf juga telah berkembang pesat di belantara Eropa. “Bangkitnya tasawuf di Eropa kini, menunjukkan bahwa sufisme adalah kehidupan yang berkembang pasca kapitalisme-ateisme yang kini menjadi momok dunia,” paparnya.
.png)
8 hours ago
4















































