IRGC: 31 Kapal Melintasi Selat Hormuz 24 Jam Terakhir di Bawah Koordinasi dengan Iran

16 hours ago 7

Kapal-kapal kargo terlihat di Teluk Persia dekat Pulau Qeshm di provinsi Hormozgan, Iran.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) menyebut lebih dari 30 kapal telah melintasi Selat Hormuz dalam waktu 24 jam terakhir. Kapal-kapal yang melintas di bawah koordinasi dan pengamanan Angkatan Laut IRGC.

"Selama 24 jam terakhir, 31 kapal, termasuk tanker minyak, kapal kontainer, dan kapal dagang lainnya, telah melintasi Selat Hormuz di bawah koordinasi dan pengamanan angkatan laut IRGC," menurut pernyataan IRGC seperti dikutip stasiun televisi IRIB pada Kamis (21/5/2026).

Sebelumnya, Otoritas Selat Teluk Persia Iran mengumumkan pembentukan zona maritim terkendali di Selat Hormuz yang mewajibkan kapal untuk berkoordinasi dan memperoleh izin dari otoritas tersebut sebelum melintasi jalur perairan strategis itu. Dalam pernyataan yang dipublikasikan Rabu (20/5) di platform media sosial X, otoritas tersebut menjelaskan batas pengelolaan dan pemantauan selat tersebut.

Disebutkan bahwa zona itu membentang dari Kuh-e Mubarak di Iran hingga selatan Fujairah di Uni Emirat Arab pada pintu masuk timur selat, serta dari ujung Pulau Qeshm milik Iran hingga Umm al-Quwain di UEA pada pintu masuk barat. Otoritas tersebut juga merilis peta yang menggambarkan zona baru yang telah ditetapkan tersebut.

Menurut juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmaeil Baghaei, pada Rabu (20/5/2026), Iran bekerja sama dengan organisasi internasional untuk menciptakan mekanisme guna memastikan jalur aman bagi kapal-kapal yang melintas di Selat Hormuz. Teheran siap menyusun protokol pelayaran aman bersama negara-negara pesisir yang berbatasan dengan Selat Hormuz.

“Iran, bekerja sama dengan Oman dan berkoordinasi dengan organisasi internasional terkait, berupaya menciptakan mekanisme untuk memastikan keamanan berkelanjutan dan mencegah segala ancaman terhadap kepentingan nasional di Selat Hormuz,” kata Baghaei seperti dikutip penyiar IRIB.

sumber : Antara, Sputnik/RIA Novosti, Anadolu

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |