Asap mengepul di pusat kota Teheran setelah Israel kembali melancarkan serangan udara ke Iran, Ahad (1/3/2026). Operasi militer gabungan Israel dan AS berlanjut setelah sebelumnya menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026. (FOTO : EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)
Asap mengepul di pusat kota Teheran setelah Israel kembali melancarkan serangan udara ke Iran, Ahad (1/3/2026). Israel mengklaim, serangan tersebut bertujuan untuk membangun superioritas udara dan membuka jalan menuju Teheran. Operasi militer gabungan Israel dan AS berlanjut setelah sebelumnya menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026. (FOTO : EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)
Asap mengepul di pusat kota Teheran setelah Israel kembali melancarkan serangan udara ke Iran, Ahad (1/3/2026). Operasi militer gabungan Israel dan AS berlanjut setelah sebelumnya menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026. (FOTO : EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)
Asap mengepul di pusat kota Teheran setelah Israel kembali melancarkan serangan udara ke Iran, Ahad (1/3/2026). Operasi militer gabungan Israel dan AS berlanjut setelah sebelumnya menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026. (FOTO : EPA/ABEDIN TAHERKENAREH)
REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN -- Asap mengepul di pusat kota Teheran setelah Israel kembali melancarkan serangan udara ke Iran, Ahad (1/3/2026).
Militer Israel mengumumkan kembali menyerang Teheran, Iran. Sejumlah ledakan keras terdengar di pusat kota Teheran. Kepulan asap besar terlihat membubung di langit Teheran.
Israel mengklaim, serangan tersebut bertujuan untuk membangun superioritas udara dan membuka jalan menuju Teheran. Operasi militer gabungan Israel dan AS berlanjut setelah sebelumnya menargetkan beberapa lokasi di seluruh Iran pada dini hari tanggal 28 Februari 2026.
sumber : EPA
.png)
3 hours ago
1















































