Intelijen Iran Bergerak, Pimpinan Perusuh Ditangkap, AS-Israel Terlibat

2 hours ago 5

Warga Iran berjalan di samping papan reklame bertuliskan Iran Tanah Air Kami di Lapangan Enqelab di Teheran, Iran, 13 Januari 2026.

REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Kementerian Intelijen Iran mengumumkan penangkapan sejumlah pemimpin kunci penyulut kerusuhan di sejumlah kota baru-baru ini. Aparat pemerintah pun terus melanjutkan di Teheran.

Kementerian tersebut memberikan penghargaan akan kerja sama warga dalam membantu mengidentifikasi dan menahan tersangka yang terlibat dalam aksi kekerasan dan perusakan di ibu kota.

Kerusuhan yang berawal dari aksi protes damai mengenai kondisi ekonomi, membakar sejumlah tempat umum dan masjid di tujuh wilayah utama Teheran. Menurut kementerian terkait, para perusuh membakar dua masjid, memblokir jalan tol penting, dan membunuh dua anggota milisi Basij.

Kepala Kepolisian Nasional Iran mengonfirmasi, sebanyak 297 perusuh yang bertanggung jawab atas kerusakan properti publik telah diidentifikasi dan ditangkap. Dalam beberapa hari terakhir, operasi tersebut juga mengakibatkan tewasnya dua pelaku dan luka-luka pada 17 orang lainnya, disertai penyitaan senjata, bahan peledak, dan material lainnya dari tempat persembunyian mereka, dilansir dari Al Mayadeen.

Kementerian Intelijen Iran menyatakan, para perusuh menargetkan warga sipil maupun personel keamanan menggunakan berbagai senjata, termasuk senjata api, pisau, kapak, dan alat berburu. Penegak hukum telah membuka 20 kasus yang menghubungkan para tahanan dengan kelompok teroris yang berafiliasi dengan rezim Israel.

Pejabat keamanan menekankan bahwa kekerasan tersebut melampaui aksi protes dan merupakan bagian dari upaya terkoordinasi untuk menggoyang stabilitas negara. Individu bersenjata yang terlibat dalam kerusuhan Teheran dituduh menerima dukungan logistik dan finansial dari dinas intelijen asing.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |