Ibu Hamil Nekat Selundupkan Sabu ke Lapas Banceuy

17 hours ago 3

Pengunjung berada di area Monumen Penjara Banceuy, Braga, Kota Bandung, Provinsi Jawa Barat, Ahad (12/2/2023).

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Seorang ibu hamil berinisial DP nekat menyelundupkan sabu dan obat keras ke Lapas Banceuy, Kota Bandung, Sabtu (3/1/2026) kemarin. Petugas yang tengah bertugas berhasil mendeteksi dan menggagalkan rencana penyelundupan itu.

Kepala Lapas IIA Banceuy Eris Ramdani mengatakan, petugas menemukan perempuan hamil nekat menyelundupkan sabu dan obat keras ke Lapas Banceuy, Sabtu (3/1/2026). Ia mengatakan, narkoba itu hendak diberikan kepada tahanan berinisial MS.

"Kami berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkoba sebanyak 8 paket (sabu-sabu) dan 20 butir obat keras yang dibawa oleh seorang perempuan inisial DP," ucap dia, akhir pekan ini.

Ia mengatakan, petugas pemeriksaan mencurigai gerak-gerik perempuan hamil itu saat hendak masuk ke Lapas Banceuy. Eris mengatakan, pihaknya tidak melakukan pemeriksaan X Ray atau body scanner sebab yang bersangkutan sedang hamil besar.

"Kita lakukan pemeriksaan secara manual, dan ditemukanlah bungkusan (paket narkoba) di sekitar payudaranya. Jadi alhamdulillah kita dapat gagalkan," kata dia.

Ia menyebut terus melakukan pendalaman kepada pelaku termasuk warga binaan yang diduga akan menerima paket narkoba. Pihaknya mendapatkan informasi bahwa perempuan hamil itu diminta untuk membawa paket narkoba tersebut.

"Saudara MS sedang ada di lapas Banceuy ini narapidana kasus pencurian, vonisnya 3 tahun, dan sudah berada di sini sekitar 1 tahun 8 bulan," kata dia.

Selanjutnya, Satnarkoba Polrestabes Bandung tengah melakukan pendalaman. Pihaknya akan terus memperketat proses pengamanan baik kepada pengunjung maupun para petugas di Lapas Kelas IIA Banceuy.

"Mulai dari depan pemeriksaan rutin, barang-barang masuk lewat P2U tanpa terkecuali. Baik itu pengunjung dan petugas termasuk razia-razia di kamar hunian," kata dia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |