Grab Terapkan Bagi Hasil 8 Persen untuk Mitra Ojol Mulai 1 Juli 2026

2 hours ago 4

Mitra pengemudi ojek daring mengikuti pelatihan safety riding yang digelar sebagai bagian program AXA Week for Good, di Jakarta, Rabu (18/6/2025). Mitra pengemudi juga menerima pemeriksaan mata dan kesehatan gratis serta paket P3K dari 5 entitas AXA di Indonesia, yaitu AXA Mandiri, AXA Financial Indonesia, AXA Insurance Indonesia, AXA Investment Managers Select Indonesia dan AXA Group Operations Indonesia. Selain kegiatan dengan mitra pengemudi Grab, AXA Week for Good 2025 juga mengadakan donor darah dan pelatihan pertolongan pertama oleh Palang Merah Indonesia (PMI) serta distribusi 700 paket P3K gratis bagi pengendara sepeda motor yang melintas di sekitar gedung AXA Tower di Jakarta.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Grab Indonesia sebagai salah satu penyedia jasa transportasi daring di Indonesia mengumumkan penerapan skema bagi hasil sebesar 8 persen untuk mitra ojek daring (ojol) roda dua atau motor akan mulai efektif pada 1 Juli 2026.

"Langkah ini merupakan bentuk kepatuhan Grab Indonesia terhadap arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto, serta sejalan dengan semangat ekonomi kerakyatan yang mendorong pertumbuhan ekonomi digital agar memberikan manfaat yang lebih luas dan nyata bagi masyarakat," kata CEO Grab Indonesia Neneng Goenadi dalam keterangan resminya di Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Neneng lebih lanjut mengatakan perusahaannya bakal mengimplementasikan kebijakan tersebut dengan tetap menjaga keseimbangan antara perlindungan bagi mitra pengemudinya, keterjangkauan bagi konsumen, serta keberlanjutan ekosistem transportasi ojek daring.

"Grab Indonesia perlu menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini tidak mudah, sehingga akan dilakukan penyesuaian-penyesuaian dengan penuh pertimbangan untuk memastikan layanan tetap terjangkau bagi masyarakat, keberlanjutan ekosistem, serta peluang pendapatan Mitra Pengemudi tetap terjaga," katanya.

Selain implementasi bagi hasil 8 persen, Grab mengatakan perusahaannya selama lebih dari satu dekade beroperasi di Indonesia telah banyak mengambil bagian mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Sala satunya ialah kontribusi Grab sekitar 50 persen industri ride-hailing dan pengantaran daring, lalu menciptakan 4,6 juta peluang kerja melalui digitalisasi UMKM.

Kemudian ada juga realisasi program-program yang nilainya lebih dari Rp100 miliar untuk para mitra pengemudinya.

"Ke depan, Grab akan senantiasa memperkuat komitmennya untuk Indonesia dan terus berkontribusi dalam membangun layanan transportasi online nasional yang inklusif, andal, serta bermanfaat bagi masyarakat luas," Neneng menutup pernyataannya.

sumber : ANTARA

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |