Festival Budaya Dorong Penguatan Ekonomi Daerah

4 hours ago 3

Festival Budaya Gresik yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Ahad (3/5/2026),

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Festival budaya dinilai tidak hanya menjadi ruang pelestarian tradisi, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendorong penguatan ekonomi daerah. Melalui kolaborasi berbagai elemen, kegiatan berbasis budaya dapat menjadi penggerak ekonomi sekaligus memperkuat arah pembangunan berkelanjutan.

Hal ini mengemuka dalam Festival Budaya Gresik yang digelar di Taman Mini Indonesia Indah, Ahad (3/5/2026), yang mempertemukan ratusan perantau asal Gresik dari berbagai latar belakang.

Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid menegaskan, pembangunan daerah tidak cukup hanya bertumpu pada sektor industri, tetapi juga perlu ditopang penguatan sektor lain, termasuk pendidikan dan ekonomi berbasis masyarakat.

“Pendidikan menjadi kunci untuk menciptakan generasi yang unggul dan berdaya saing. Ini bagian dari upaya menuju Gresik Emas,” ujarnya.

Senada, Imam Subchi menilai pelestarian budaya harus berjalan beriringan dengan penguatan pembangunan. Menurut dia, identitas budaya lokal menjadi modal penting dalam mendorong kemajuan daerah.

Sekitar 700 peserta hadir dalam kegiatan ini, yang juga menjadi ruang konsolidasi antara pemerintah, legislatif, akademisi, ulama, dan pelaku usaha. Dalam sesi diskusi, muncul dorongan agar sinergi lintas sektor diperkuat guna mendorong pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.

Ketua Paguyuban Warga Gresik Jabodetabek periode 2025–2028, Masbukhin Pradhana, mengatakan kegiatan berbasis budaya dapat diarahkan untuk memberi dampak nyata bagi perekonomian daerah.

“Semangatnya nyawiji atau bersatu. Potensi yang ada harus bisa diarahkan untuk membangun daerah agar lebih maju dan bermartabat,” kata Masbukhin.

Festival ini juga menjadi momentum penguatan kolaborasi lintas sektor agar budaya tidak hanya lestari, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |