Dua Raksasa Sepatu Dunia Rilis 'Super Trainer' untuk Tempo Run di Awal 2026

2 hours ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Industri perlengkapan olahraga lari global mengawali tahun 2026 dengan persaingan ketat pada kategori sepatu super trainer. Dua produsen raksasa, ASICS dan Puma, secara resmi memperkenalkan generasi terbaru mereka, yakni Magic Speed 5 dan Deviate Nitro 4. Kedua model ini dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan latihan tempo (tempo run) atau menemani di ajang balap jarak 5 kilometer hingga Half Marathon (HM).

Kehadiran kedua seri ini menjawab kebutuhan para pelari yang menginginkan sensasi kecepatan sepatu balap (race day) namun dengan durabilitas yang lebih kuat untuk penggunaan harian. Penekanan pada efisiensi bobot dan responsivitas menjadikan kedua sepatu ini pilihan utama bagi mereka yang mengejar catatan waktu terbaik (personal best) di kategori 5 km hingga 10 km.

Pangkas stack height dan berat

Soal penurunan bobot ini, Asics mengambil langkah berani dengan merilis Magic Speed 5 secara global pada 1 Januari 2026. Berbeda dengan generasi sebelumnya, Asics melakukan perombakan radikal dengan memangkas ketebalan sol (stack height) sekitar 6 mm—dari 43,5 mm menjadi 37,5 mm.

Pemangkasan ini tidak hanya membuat bobot sepatu turun secara signifikan, tetapi juga membuat posisinya lebih stabil dan sesuai dengan regulasi teknis untuk kompetisi jarak pendek.

Dikutip dari laporan Believe in the Run, penggunaan material busa FF Blast Turbo yang dipadukan dengan optimalisasi desain outsole membuat Magic Speed 5 mampu bersaing ketat di level balap jarak 5 km hingga 10 km. Dengan geometri rocker yang lebih agresif, sepatu ini memberikan dorongan maksimal yang diperlukan pelari saat melakukan sesi latihan tempo yang intens.

Andalan interval dan tempo

Di sisi lain, Puma menjadwalkan peluncuran lini Deviate Nitro 4 secara bertahap pada akhir Januari hingga Februari 2026. Diawali dengan rilis edisi khusus kolaborasi HYROX pada 15 Januari, versi standar Deviate Nitro 4 dijadwalkan menyusul pada 23 Januari mendatang. Seri ini tetap mempertahankan posisinya sebagai sepatu tempo yang serbabisa dengan pembaruan pada teknologi PWRPLATE yang kini lebih ergonomis.

Laman Road Trail Run mencatat bahwa integrasi antara bobot yang ringan dan traksi PUMAGRIP menjadikan Deviate Nitro 4 sangat andal untuk latihan interval maupun lari tempo di berbagai kondisi cuaca. Penggunaan busa NITRO Elite generasi terbaru memastikan kaki tetap terlindungi dari dampak benturan tanpa mengorbankan kecepatan, menjadikannya kompetitif baik untuk latihan maupun balapan resmi.

Rilisnya kedua sepatu ini di awal tahun 2026 menandakan pergeseran strategi produsen dalam menggaet pasar kelas menengah. Kini, teknologi karbon yang ringan tidak lagi eksklusif bagi sepatu marathon elite, melainkan sudah dioptimalkan untuk jarak menengah dengan harga yang lebih kompetitif.

Bagi pelari di Indonesia, kehadiran seri terbaru ini menjadi solusi bagi mereka yang membutuhkan satu sepatu untuk dua fungsi: latihan tempo yang keras dan balapan jarak pendek. Dengan fokus pada pengurangan berat dan efisiensi mekanis, ASICS dan Puma kian mengukuhkan posisi mereka di puncak pasar perlengkapan lari dunia.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |