Danantara: IHSG ke Frontier Market, Modal Asing Rp 839 Triliun Keluar dari Indonesia

1 hour ago 1

Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir.

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Chief Investment Officer (CIO) Danantara Pandu Patria Sjahrir menanggapi potensi penurunan status Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dari emerging market menjadi frontier market. Hal itu menyusul keputusan Mogran Stanley Capital International (MSCI) mengenai penilaian free float saham Indonesia.

Pandu memiliki hitung-hitungan, jika IHSG turun kasta, modal asing yang keluar Indonesia bisa sangat besar. Angkanya bahkan bisa mencapai 50 miliar dolar AS atau sekitar Rp 839 triliun.

"Kalau untuk perubahan dari market sekarang ke frontier market, kurang lebih 25-50 miliar dolar AS outflow," ungkap Pandu saat hadir dalam acara Prasasti Economic Outlook 2026 di Pacific Place, Jakarta Selatan, Kamis (29/1/2026).

IHSG merosot mencapai ambang batas yakni 8 persen dalam dua hari belakangan. Pasar merespons keputusan MSCI soal perubahan metodologi perhitungan porsi saham publik (free float) di pasar saham Indonesia dan transparansi Bursa Efek Indonesia (BEI) selaku regulator.

Tekanan tersebut muncul lantaran MSCI membekukan sementara rebalancing indeks di pasar saham Indonesia, hingga otoritas terkait menemukan mekanisme free float yang tepat. Muncul pendapat mengenai salah satu skenario, yang terbilang radikal, adalah penurunan status IHSG menjadi frontier market.

Pandu pun mendorong pemerintah agar segera bertindak secara bijak dalam menanggapi persoalan tergoncangnya pasar modal Indonesia. Tujuannya untuk memperbaiki hal-hal yang harus segera dievaluasi agar IHSG bisa kembali tenang.

"Saya serahkan balik kepada regulator bagaimana mereka mau bekerja karena saya rasa informasinya sudah pas, dan you cannot blame anyone," ucap Pandu.

Selain itu, Pandu menilai, keputusan MSCI sudah tepat. Dia menyebut, MSCI sebenarnya memunculkan isu tersebut sejak tiga sampai empat bulan yang lalu. Karena tidak ada tindakan dari BEI, akhirnya MSCI membekukan sementara rebalancing indeks di pasar saham Indonesia.

"Saya sendiri sudah bertemu dengan Direksi MSCI. Jadi masukan-masukannya menurut saya sangat clear," ucap Pandu.

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |