REPUBLIKA.CO.ID, TANJUNG SELOR, – Bupati Bulungan Syarwani mengajak kalangan remaja di wilayahnya untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat kampanye melawan penyalahgunaan narkoba. Ajakan ini disampaikan langsung dalam pembukaan ajang Pemilihan Duta Generasi Berencana (GenRe) Kabupaten Bulungan pada Senin (6/7) lalu.
“Saya berpesan kepada para remaja untuk memanfaatkan medsos dalam mengampanyekan melawan narkoba,” ujar Syarwani di Tanjung Selor, Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara), Rabu.
Syarwani menegaskan bahwa ancaman narkoba saat ini bukan lagi sekadar bayang-bayang, melainkan realitas nyata yang merusak tatanan sosial masyarakat. Berdasarkan data tahun 2019–2020, tercatat 80 persen dari total kasus kriminalitas di Kabupaten Bulungan dipicu oleh penyalahgunaan narkoba.
“Dampak buruk ini bahkan sempat menyerang oknum aparatur sipil negara (ASN) yang berujung pada pemecatan tidak hormat,” ungkapnya.
Duta GenRe sebagai Benteng Pertama
Melalui program Duta GenRe, pemerintah daerah setempat berkomitmen menghadirkan solusi konkret yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat. Salah satunya adalah pencegahan narkoba berbasis teman sebaya, di mana para Duta GenRe dari 10 kecamatan akan dibekali kemampuan komunikasi persuasif khas anak muda.
Mereka bertugas menjadi benteng pertama di lingkungan sekolah, mulai tingkat sekolah menengah pertama (SMP), sekolah menengah atas (SMA), hingga komunitas remaja lainnya untuk mengedukasi rekan sebayanya agar tidak menyentuh narkoba. Pendekatan bahasa anak muda, menurut Syarwani, jauh lebih efektif dan diterima dibandingkan nasihat formal orang tua.
Cegah Pernikahan Dini dan Stunting
Lebih lanjut, Syarwani menjelaskan bahwa penyalahgunaan narkoba juga kerap memicu gaya hidup bebas yang berujung pada pernikahan usia dini. “Melalui edukasi GenRe inilah, remaja diajak untuk merencanakan masa depan mereka secara matang, sehingga angka pernikahan dini yang kerap membawa masalah ekonomi dan kesehatan stunting di masyarakat dapat ditekan secara signifikan,” jelasnya.
Oleh karena itu, ia meminta para Duta GenRe untuk memanfaatkan teknologi ke arah positif, yaitu menggunakan media sosial untuk melawan penyalahgunaan narkoba serta mengedukasi para remaja agar terhindar dari kegiatan negatif.
“Manfaatkan teknologi dengan baik dan manfaatkan akun medsos sebagai wadah kampanye kreatif melawan narkoba dan edukasi keluarga berencana, menyebarkan virus positif ke pelosok desa,” tutup Syarwani.
Konten ini diolah dengan bantuan AI.
sumber : antara
.png)
2 hours ago
2

















































