Bicara Udara meluncurkan Biru Voices: Clean Air Policy Competition, kompetisi penulisan policy brief yang mengajak mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari seluruh Indonesia menyusun rekomendasi kebijakan udara bersih berbasis data.
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Persoalan polusi udara di Indonesia masih menjadi tantangan yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Selain pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat, generasi muda dinilai memiliki peran strategis dalam menghadirkan gagasan kebijakan berbasis bukti untuk mendorong perbaikan kualitas udara.
Sebagai bagian dari upaya memperluas partisipasi tersebut, Bicara Udara meluncurkan Biru Voices: Clean Air Policy Competition, kompetisi penulisan policy brief yang mengajak mahasiswa aktif jenjang D3, D4, dan S1 dari seluruh Indonesia menyusun rekomendasi kebijakan udara bersih berbasis data. Pendaftaran dan pengumpulan karya dibuka pada 19 Juni hingga 24 Juli 2026.
Melalui kompetisi tersebut, Bicara Udara ingin mendorong lahirnya generasi baru penggerak udara bersih yang tidak hanya memahami persoalan polusi udara, tetapi juga mampu menerjemahkan temuan lapangan menjadi rekomendasi kebijakan yang relevan, aplikatif, dan berdampak.
Co-Founder Bicara Udara Novita Natalia mengatakan kompetisi itu menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan analisis sekaligus berkontribusi dalam penyusunan kebijakan publik.
"Melalui Clean Air Policy Competition, mahasiswa dapat mengasah kemampuan analisis dan penyusunan rekomendasi kebijakan publik atau policy brief, sekaligus berkontribusi dalam diskusi mengenai solusi polusi udara," ujar Novita.
Dalam kompetisi tersebut, peserta diminta menyusun policy brief berdasarkan salah satu dari empat subtema, yakni instrumen fiskal dan pembiayaan pengendalian polusi udara, reformasi tata kelola dan koordinasi kelembagaan kualitas udara, intervensi kebijakan terhadap sumber-sumber emisi, serta kebijakan kesehatan publik dan perlindungan kelompok rentan.
Setiap tim yang terdiri atas maksimal tiga mahasiswa dari perguruan tinggi yang sama wajib menyusun dokumen policy brief sesuai format yang telah ditentukan. Selain itu, peserta juga diminta membuat konten Instagram Reels yang mengangkat persoalan polusi udara berdasarkan subtema yang dipilih sebagai bagian dari edukasi kepada masyarakat.
.png)
1 week ago
25

















































