Bencana di Sumatera, Mendagri Sebut RSUD Kembali Beroperasi Meski Puskesmas Masih Terkendala

1 month ago 6

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menyatakan bahwa dampak bencana yang melanda Sumatera Barat (Sumbar) tergolong relatif lebih ringan jika dibandingkan dengan kerusakan masif di Provinsi Aceh dan Sumatera Utara (Sumut).

"Kalau saya melihat peta bencananya, tanpa bermaksud mengecilkan duka di Sumbar, kondisi di sini relatif tidak seburuk dua provinsi tetangga lainnya," ujar Mendagri Tito Karnavian saat meninjau situasi di Kota Padang, Selasa (13/1/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan Mendagri saat memimpin rapat koordinasi percepatan rehabilitasi bersama Kepala BNPB, Wakil Menteri PPPA, serta jajaran Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Sumatera Barat.

Tito menjelaskan, berdasarkan hasil pemantauan melalui Zoom meeting dengan para kepala daerah terdampak, stabilitas di Ranah Minang masih terjaga dengan baik. Indikatornya terlihat dari peta risiko di 16 kabupaten dan kota terdampak yang hampir seluruhnya sudah masuk dalam kategori zona hijau.

"Hampir semuanya sudah menunjukkan indikator hijau, namun saya ingin memastikan kembali kondisi di lapangan, terutama untuk wilayah Kabupaten Tanah Datar," tegas Mendagri.

Dalam rapat tersebut, Mendagri menerima laporan bahwa roda pemerintahan di Sumatera Barat secara umum masih berjalan lancar. Meski demikian, ia mengakui sejumlah nagari atau desa masih memerlukan penanganan intensif, salah satunya di kawasan Malalo, Kabupaten Tanah Datar.

Sebagai perbandingan, Tito memaparkan kondisi di Kabupaten Aceh Besar yang hingga kini aktivitas pemerintahannya belum berjalan normal. Banyak kantor dinas masih lumpuh total karena tertimbun material banjir bandang, terutama lumpur pekat.

Sementara itu, di Ranah Minang, seluruh layanan kesehatan utama seperti Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dilaporkan telah kembali beroperasi. Namun, masih terdapat kendala pada operasional Puskesmas di beberapa titik, seperti di Kabupaten Pasaman, Padang Pariaman, Tanah Datar, dan Agam.

"Selain puskesmas, kami juga menerima informasi mengenai adanya klinik di Kota Padang yang dilaporkan belum sepenuhnya beraktivitas," pungkas Mendagri Tito Karnavian.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |