REPUBLIKA.CO.ID, PONTIANAK - Perkembangan teknologi digital yang semakin pesat membawa berbagai kemudahan, namun juga menghadirkan tantangan serius bagi masyarakat, khususnya terkait maraknya judi online dan pinjaman online ilegal. Menyikapi kondisi tersebut, Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Pontianak bersama Pertamina Kalimantan Barat dan Rumah Baca Punggur Cerdas menggelar pertemuan kerja sama sebagai langkah awal menggagas program 'Ekspedisi Desa 2026', Rabu (29/4/2026).
Program ini menjadi sinergi lintas sektor dalam menjawab persoalan sosial berbasis edukasi. Kolaborasi antara mahasiswa, dunia industri, dan komunitas literasi diharapkan mampu memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat.
UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif terus mendorong mahasiswanya untuk berperan aktif dalam menjawab persoalan sosial melalui pendekatan edukatif, khususnya dalam meningkatkan literasi digital dan finansial masyarakat.
Kemahasiswaan UBSI kampus Pontianak, Yoki Firmansyah menegaskan bahwa judi online dan pinjaman ilegal telah menjadi ancaman serius.
“Maraknya judi online dan pinjaman ilegal tidak hanya menyasar orang dewasa, tetapi juga mulai menjangkau remaja, sehingga berpotensi merusak kondisi ekonomi keluarga dan stabilitas sosial,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (22/5).
Rendahnya pemahaman masyarakat terhadap literasi digital dan finansial menjadi salah satu penyebab utama semakin meluasnya praktik tersebut. Dampaknya pun beragam, mulai dari jeratan utang hingga konflik sosial dalam keluarga.
Melalui 'Ekspedisi Desa 2026', berbagai kegiatan akan dilaksanakan, seperti sosialisasi anti judi online, edukasi terkait pinjaman online legal dan ilegal, serta penguatan literasi keuangan masyarakat. Pendekatan yang digunakan bersifat interaktif agar mudah dipahami oleh masyarakat desa.
Peran Mahasiswa dan Mitra
Mahasiswa UBSI kampus Pontianak akan terlibat langsung dalam kegiatan pendampingan, workshop, serta kampanye digital sehat. Pertamina Kalimantan Barat memberikan dukungan melalui program sosialnya, sementara Rumah Baca Punggur Cerdas menjadi mitra lokal dalam menjangkau masyarakat.
Melalui sinergi ini, 'Ekspedisi Desa 2026' diharapkan mampu menciptakan masyarakat desa yang lebih cerdas dalam memanfaatkan teknologi, serta terhindar dari praktik judi online dan pinjaman ilegal.
Program ini juga menjadi ajakan bersama untuk membangun lingkungan yang lebih aman, sekaligus mendorong terwujudnya desa yang mandiri, cerdas, dan berdaya saing di era digital.
.png)
11 hours ago
7















































