REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Bank Mandiri Taspen (Bank Mantap) memasuki usia ke-11 tahun dengan fokus memperkuat layanan keuangan bagi segmen pensiunan dan pelaku UMKM berbasis purna bakti. Penguatan ekosistem kesehatan, produktivitas, dan kewirausahaan menjadi strategi menjaga keberlanjutan basis nasabah.
Direktur Utama Bank Mandiri Taspen Panji Irawan mengatakan, pengembangan layanan tidak hanya difokuskan pada transaksi keuangan, tetapi juga pada aktivitas yang menjaga daya tahan ekonomi dan sosial nasabah pensiunan. “11 ini bukan hanya soal angka, tetapi juga soal makna kebersamaan dengan para nasabah, dan seluruh pihak yang mendukung kami terus bertumbuh,” ujar Panji dalam siaran pers, Senin (9/2/2026).
Dia menjelaskan, Bank Mantap mengimplementasikan Tiga Pilar Mantap sebagai fondasi layanan. Pilar Mantap Sehat dijalankan melalui kegiatan senam rutin bulanan dan penyediaan fasilitas kesehatan. Hingga 2025, program ini telah menjangkau lebih dari 69.000 nasabah dengan dukungan 193 klinik kesehatan tanpa biaya di berbagai daerah. “Bank Mandiri Taspen akan kuat, jika nasabahnya juga kuat dan sehat,” kata Panji.
Pilar Mantap Aktif difokuskan pada upaya menjaga produktivitas pensiunan melalui pembentukan komunitas sosial dan ekonomi. Salah satu program yang dijalankan adalah Mantap Cooking Club dengan jumlah anggota sekitar 14.000 orang, di samping komunitas lain yang mendorong interaksi dan aktivitas kolektif nasabah.
Adapun pilar Mantap Sejahtera difokuskan pada pemberdayaan ekonomi pensiunan melalui pengembangan usaha mikro dan kecil. Bank Mantap, kata dia, mendampingi nasabah dalam berbagai sektor usaha, mulai dari batik, pertanian hidroponik, hingga budi daya lobster.
Pendampingan juga dilakukan melalui program Warung Mantap Sejahtera, agen kurir, usaha frozen food, serta Mantapreneur Naik Kelas yang dilengkapi pelatihan pemasaran digital dan strategi ekspor.
“Melihat produk karya nasabah kami menembus pasar luar negeri adalah kebanggaan tersendiri. Ini membuktikan bahwa pensiunan tetap bisa berkarya dan berdaya saing,” ujar Panji.
Di sisi layanan digital, Bank Mandiri Taspen mendorong pemanfaatan aplikasi mobile banking Movin untuk memudahkan proses absensi pensiun serta pembayaran kebutuhan rutin. Digitalisasi ini bertujuan mengurangi ketergantungan nasabah terhadap layanan fisik kantor cabang.
Menurut manajemen, penguatan layanan digital dan ekosistem kewirausahaan pensiunan menjadi bagian dari strategi jangka panjang bank dalam menjaga loyalitas nasabah sekaligus memperluas peran intermediasi keuangan di segmen purna bakti.
.png)
3 weeks ago
9















































