REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG – Bandara Husein Sastranegara ditargetkan kembali beroperasi pada Agustus hingga September 2026. Pemerintah Kota Bandung menyebut sedikitnya 11 rute penerbangan domestik dan internasional telah disiapkan untuk mendukung reaktivasi bandara tersebut.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan, sejumlah maskapai telah menyatakan kesiapan membuka kembali penerbangan dari Bandara Husein Sastranegara.
“Antara Agustus sampai September (beroperasi),” ujar Farhan di Bandung, Kamis (9/7/2026).
Farhan menjelaskan, delapan rute domestik yang disiapkan meliputi Medan, Pekanbaru, Padang, Batam, Pontianak, Balikpapan, Makassar, dan Bali. Selain itu, terdapat tiga rute internasional menuju Kuala Lumpur, Johor Bahru, dan Singapura.
“Itu delapan destinasi domestik, sedangkan tiga destinasi internasional Kuala Lumpur, Johor Bahru dan Singapura,” kata Farhan.
Menjelang reaktivasi, Pemerintah Kota Bandung mempercepat pembenahan infrastruktur penunjang, mulai dari akses jalan, drainase, hingga penerangan jalan umum di sekitar bandara. Adapun pengelolaan area parkir akan dilakukan oleh pihak ketiga yang bekerja sama dengan Lanud Husein Sastranegara.
Untuk layanan transportasi umum menuju bandara, Farhan mengatakan, saat ini Pemkot Bandung masih mengandalkan kerja sama dengan operator taksi. Pemerintah juga tengah mengkaji penyediaan layanan shuttle dari pusat Kota Bandung menuju bandara.
“Untuk kendaraan umum, kami memang masih mengandalkan kerja sama antara Pemkot Bandung dengan para operator taksi. Rencananya sih, kita ingin desain supaya ada shuttle dari pusat Kota Bandung ke situ, cuma kita belum tahu pasti,” ujarnya.
Farhan berharap reaktivasi Bandara Husein Sastranegara dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Bandung dan sekitarnya. Karena itu, pemerintah daerah terus mempersiapkan berbagai infrastruktur pendukung agar operasional bandara berjalan optimal.
“Kita akan push supaya kita betul-betul siap untuk menerima kembali penerbangan,” kata Farhan.
Ia menambahkan, harga tiket pesawat diperkirakan akan meningkat ketika operasional bandara kembali dibuka. Karena itu, Kota Bandung perlu menghadirkan lebih banyak daya tarik agar wisatawan tetap tertarik berkunjung meski biaya perjalanan lebih tinggi.
.png)
4 days ago
21













































