Arbeloa Sebut Kesolidan dan Komitmen Kunci Kemenangan Madrid Atas Valencia

1 hour ago 1

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA — Real Madrid pulang dari Mestalla dengan kepala tegak. Kemenangan 2-0 atas Valencia, Senin (9/2/2026) dini hari WIB, bukan sekadar soal tiga poin, melainkan juga pernyataan karakter.

Pelatih Los Blancos Alvaro Arbeloa menyebut kemenangan itu lahir dari fondasi paling mendasar dalam sepak bola, yakni kesolidan dan komitmen tim.

“Kami tahu dari mana kami berasal. Menang di Mestalla selalu sulit. Stadion ini selalu memberi tantangan besar, apalagi bagi Madrid. Karena itu kami sadar harus bersabar dan bekerja sangat keras,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers usai laga, dikutip dari laman resmi Madrid.

Arbeloa menilai Valencia tampil disiplin dengan skema lima bek yang menguras kesabaran Madrid. Namun Arbeloa menegaskan timnya tetap tenang dan bermain serius sepanjang pertandingan.

“Kemenangan ini datang dari kesolidan, komitmen, dan sikap yang sangat profesional. Saya pikir kami pantas mendapatkannya,” katanya.

Arbeloa juga memberi sorotan khusus pada fleksibilitas Federico Valverde. Valverde dinilainya tampil spektakuler di posisi mana pun.

Ia menilai posisi terbaik Valverde memang di lini tengah dan di situlah Madrid paling membutuhkannya. Valverde disebut selalu memberi keseimbangan.

Selain pemain senior, Arbeloa memuji kontribusi pemain muda. Ia menyebut penampilan David Jimenez sebagai kabar menggembirakan bagi akademi Madrid.

“Melihat pemain akademi tampil di level ini dan berkontribusi seperti yang dilakukan David adalah sesuatu yang luar biasa. Saya sangat bangga,” ujar pelatih berusia 43 tahun itu.

Arbeloa juga menyinggung keberadaan Kylian Mbappe yang kembali mencetak gol. “Dia adalah pemain terbaik di dunia saat ini. Apa yang dilakukan Cristiano Ronaldo terasa mustahil ditandingi, tapi jika ada pemain yang punya kondisi untuk mengikuti atau bahkan melampauinya, itu adalah Kylian,” ujar Arbeloa, penuh keyakinan.

Dalam pertandingan itu, Madrid tampil dominan sejak awal. Federico Valverde menjadi motor serangan, sementara Mbappe dan Camavinga terus menguji pertahanan Valencia. Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-65 lewat aksi Álvaro Carreras yang menusuk jantung pertahanan tuan rumah sebelum menaklukkan kiper Stole Dimitrievski.

Mbappé kemudian menutup malam di Mestalla dengan gol pada menit ke-90+1 usai memaksimalkan umpan silang Brahim Diaz. Kemenangan ini membuat Madrid terus menempel ketat Barcelona di puncak klasemen La Liga. Dengan nilai 57, Los Blancos hanya terpaut satu poin dari rival abadinya.

sumber : Antara

Read Entire Article
IDX | INEWS | SINDO | Okezone |