KARANGANYAR, iNews.id - Angin kencang menerjang kawasan Alun-Alun Karanganyar, Jawa Tengah, Jumat (21/3/2025) pukul 16.00 WIB. Akibat kejadian ini, satu orang meninggal dan dua lainnya terluka akibat tertimpa pohon tumbang.
Identitas ketiga korban yakni Chrisvalen Berlin Alexsandria (23) meninggal dunia dan Diah Putri Kurnia (23) serta Arif Setiyawan (29) keduanya mengalami luka-luka.

Baca Juga
Plafon RSUD Bangkalan Ambrol Diterjang Angin Kencang, Puluhan Pasien Dievakuasi
Tragedis terjadi usai hujan deras yang mengguyur sejak siang hari disertai angin kencang. Angin ini merobohkan pohon dan merusak bangunan.
Situasi mencekam terjadi di beberapa titik strategis seperti di depan Bank Jateng Karanganyar, sebuah mobil ringsek tertimpa pohon trembesi yang tumbang.

Baca Juga
Bandung Diguyur Hujan Deras Disertai Angin Kencang, Sejumlah Ruas Jalan Terendam Banjir
Tim gabungan dari BPBD Karanganyar dan para relawan segera terjun ke lokasi bencana. Mereka berjuang menembus hujan dan angin mengevakuasi korban terluka dan membersihkan puing-puing reruntuhan.
"Ini sangat mengerikan. Anginnya seperti mencabut apa saja yang dilewatinya," ujar Harmini (45) warga setempat.

Baca Juga
BNPB: Longsor hingga Angin Kencang Landa Sejumlah Wilayah, Telan Korban Jiwa
"Saya melihat sendiri bagaimana pohon-pohon itu tumbang seperti batang korek api. Banyak orang yang terluka," kata Heri Hartadi (48) warga lainnya.
Pemerintah Kabupaten Karanganyar dengan cepat merespons kejadian ini. Bupati Rober Christanto segera turun langsung ke lokasi kejadian dan RSUD Karanganyar untuk memastikan penanganan korban. Selain itu menginstruksikan pembersihan area terdampak berjalan optimal.

Baca Juga
Pohon Tumbang Diterjang Angin Kencang, Akses Jalan di Bangkalan Macet Total
Dalam waktu kurang dari satu jam, aparat Polsek dan Koramil 01/Karanganyar bersama warga berhasil mengevakuasi para korban.
"Kehilangan nyawa dalam bencana ini adalah duka yang mendalam bagi kita semua. Prioritas utama kami saat ini adalah memberikan perawatan terbaik bagi korban luka dan memastikan keluarga korban yang meninggal mendapatkan dukungan penuh," ujar Bupati Rober, Jumat (21/3/2025).

Baca Juga
Terekam CCTV, Angin Kencang Rusak Ratusan Rumah Warga di Bekasi
Editor: Donald Karouw